Pasca Belasan Warga Bondowoso Positif Corona, Protokol Kesehatan Bus Karyawan PT. Salem Harus Diperketat

Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, Dr. Moh. Imron (Tengah) saat konferensi pers di Aula Dinkes.
Sekda Bondowoso Syaifullah SE.

KBRN, Bondowoso: Sebanyak 1.705 warga Bondowoso menjadi karyawan PT. Panca Mitra Multi Perdana dan PT. Tri Mitra Makmur (Salem) Kabupaten Situbondo. 15 karyawan diantaranya dinyatakan positif terpapar Covid-19, setelah dilakukan pemeriksaan Swab pada tanggal 24 Juli 2020 lalu.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, Dr. Moh. Imron, mengatakan harus ada pengawasan ketat pada semua armada pengangkut karyawan. Artinya, protokol kesehatan harus benar-benar dilakukan secara disiplin pada saat menjemput, baik ketika berangkat hingga pulang kerja.

" Apakah dilakukan penyemprotan disinfektan dulu, sebelum dinaiki oleh karyawan. Setelah selesai disemprot lagi kita juga tidak tahu," jelasnya kepada wartawan, Kamis (30/7/2020).

Selain itu, pasca terpaparnya belasan karyawan Bondowoso, pemerintah setempat menunggu kebijakan manajemen perusahaan, karena hal ini menyangkut hajat hidup tidak hanya warga Bondowoso, namun juga warga Situbondo.

" Tapi kita berharap tidak ada pemberhentian permanen atau PHK. Karena ini musibah siapapun bisa tertular dan dimanapun bisa tertular," harapnya. 

Hal senada disampaikan oleh Sekda Bondowoso, Syaifullah SE., yang mengatakan bahwa armada bus pengangkut karyawan tidak menerapkan protokol kesehatan. 

Meski sudah berkomunikasi dengan pemerintah kabupaten Situbondo, namun pihakya mengaku tidak mudah menyelesaikan persoalan tersebut.

Pasalnya, jika terjadi pemutusan kerja akan terjadi masalah baru bagi ribuan karyawan Bondowoso. Jika di PHK, kata Sekda, mereka akan kehilangan upah sebesar Rp.35 ribu sehari. Sehingga masalah ini menjadi tugas berat bagi pemerintah daerah. 

" Insya Allah nanti saya bersama Muspida akan ke PT. Salem akan mengingatkan mereka," terangnya. 

Untuk sementara, pihak perusahaan akan mengeluarkan kebijakan pemberhentian sementara terhadap semua karyawan Bondowoso. Bahkan, mereka mendapat bantuan uang sebesar Rp.200 ribu dan beras sebanyak 20 kilo.

" Kebijakan yang ditekan oleh Muspida Situbondo menonaktifkan dulu dalam waktu dekat ini. Mungkin sampai 10 hari sampai mereka benar-benar pulih," pungkasnya. (san)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00