Pemerintah Lumajang Diminta Tegas dan Cepat Dalam Mengatasi PMK

KBRN Lumajang : Para pemilik ternak Sapi di Kabupaten Lumajang Jawa Timur meminta agar pemerintah segera melakukan langkah kongkrit untuk melakukan antisipasi semakin meluasnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Lumajang, yang hingga saat ini terus meresahkan.

Menurut Salah satu perangkat Desa Lampeni Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang Sholikin ketika dikonfirmasi RRI menjelaskan belum lama ini pihaknya diminta untuk melakukan pendataan oleh pemerintah Kabupaten Lumajang terkait adanya Sapi mati mendadak milik warga dan akan diberikan vitamin maupun penanganan lain namun sayangnya hingga saat ini upaya antisipasi tersebut belum juga diberikan oleh pemerintah terkait.

Sholikin juga mengatakan banyaknya hewan ternak yang mati mendadak di Kabupaten Lumajang belakangan hari terakhir semakin hari semakin memprihatinkan, pihaknya juga menceritakan jika sapi peliharaan milik temannya seharga 28 juta juga tiba-tiba mati mendadak, demikian juga sejumlah Sapi yang lainnya saat ini kondisinya banyak yang sakit.

Semakin mewabahnya PMK di Kabupaten Lumajang tersebar di berbagai daerah jika beberapa hari yang lalu hanya di beberapa desa saja namun saat ini hampir di setiap desa banyak sekali sapi yang telah mati mendadak untuk itu Pemerintah Daerah Kabupaten Lumajang diminta untuk sesegera mungkin melakukan langkah tegas dan konkrit.

"Banyak Sapi mati sekarang, alhamdulilah sapi saya selamat dan semoga saja selamat, nah kemarin saya diminta mendata pemilik sapi dan sapi yang mati katanya akan diberikan bantuan berupa obat namun sampai saat ini mana, harus cepat penangan penyakit sapi ini agar tidak menular,"Katanya Selasa (24/05/2022)

Sementara itu Wakil Bupati Lumajang Ir. Indah Amperawati ketika dikonfirmasi RRI mengatakan pihaknya hingga saat ini terus menghimbau kepada masyarakat para pemilik ternak hewan sapi untuk terus menjaga kebersihan kandang sapi, selain juga harus memberikan sejumlah vitamin karena kondisi sapi tidak jauh berbeda dengan manusia ketika terserang penyakit.

Indah juga menegaskan telah menginstruksikan dinas peternakan Kabupaten Lumajang untuk segera mungkin melakukan langkah antisipasi semakin mewabahnya PMK di Kabupaten Lumajang dengam cara memberikan bantuan kesehatan vitamin.

Data yang berhasil dihimpun RRI, kejadian matinya sapi mendadak hampir setiap hari terjadi di Lumajang, tiga hari lalu sebanyak 6 ekor Sapi di Kecamatan Senduro Lumajang juga mati mendadak demikian juga di kawasan Kecamatan Tempeh Lumajang.

Penyakit Mulut dan Kuku merupakan wabah virus pada hewan ternak ruminansia. Wabah ini menyebabkan penyakit viral yang sangat menular dan menyerang semua hewan berkuku belah/genap seperti sapi, kerbau, domba, kambing, rusa, unta, dan termasuk hewan liar seperti gajah, menjangan, dan jerapah. Untuk itu harus ada segera adanya penanganan secara cepat. (ka/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar