PMI Banyuwangi Gelar Pengobatan dan Operasi Katarak Gratis

KBRN, Banyuwangi : Palang Merah Indonesia (PMI) Banyuwangi menggelar aksi sosial berupa pemeriksaan mata dan operasi katarak gratis bagi masyarakat Banyuwangi, Selasa (30/11/2021). Kegiatan ini hasil kerja sama PMI dengan Yayasan Kemanusiaan Indonesia (YKI) The John Fawcett Foundation (JFF), yang dilaksanakan hingga enam hari kedepan, yakni hingga Sabtu 4 Desember 2021.

Wakil Ketua PMI Banyuwangi, Nurhadi, Selasa (30/11/2021) mengatakan, pemeriksaan mata dan operasi katarak gratis ini, adalah kegiatan yang rutin digelar tiap tahun, namun, akibat covid 19, kegiatan ini terpaksa  tertunda, dab baru terlaksana Akhir tahun 2021 ini.   

“Kegiatan ini sudah kami adakan sejak 2014, namun tertunda 1 tahun akibat pandemi covid. Ada yang berbeda dengan bakti sosial saat ini. Untuk menghindari kerumunan, kami tiadakan pemeriksaan mata dan school screening. Hanya ada operasi katarak dan pemasangan bola mata palsu (protesa)  saja,” terang Nurhadi.  

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani  yang membuka acara tersebut menyatakan apresiasi yang tinggi kepada PMI dan Yayasan JFF yang kontinyu menggelar aksi sosial ini. Bagi Ipuk ini adalah sinergi yang positif untuk membantu meningkatkan derajat kesehatan warga, terutama warga kurang mampu.

“Ini sinergi yang nyata untuk membantu pembangunan di bidang kesehatan. Kami berterima kasih karena banyak pihak yang membantu penanganan masalah kesehatan di Banyuwangi," jelas Ipuk.

Sementara itu, Senior Project Manager YKI JFF, Nyoman Wardhana menyebutkan, baksos ini menyasar 200 target. Namun hingga saat ini target 200 orang tersebut telah terlampaui. Dan JFF terus berupaya menjaring orang-orang yang mengalami penyakit katarak selama berlangsungnya program ini.

”Para peserta baksos kali ini sebenarnya adalah peserta yang harusnya menjalani operasi katarak dan pemasangan protase pada bulan Maret 2020 lalu. Namun karena pandemi, terpaksa kami undur pelaksanaannya,” kata Nyoman.

Selama pengobatan ini, kata Nyoman, pihaknya membawa 6 dokter spesialis mata dan beberapa tenaga medis. Untuk operasi katarak dilakukan di 2 tempat. Yang pertama di dalam sebuah bis yang ditempatkan di markas PMI Banyuwangi, sedangkan lokasi  lainnya ditempatkan di RSUD Blambangan.

Masing-masing pasien menjalani operasi katarak selama 15 menit.  Sementara untuk pemasangan bola mata, membutuhkan waktu agak lama, karena bola mata tidak bisa langsung dipasang. Harus diukur dulu, baru kemudian dibuatkan dan dipasang.

Untuk diketahui, semenjak kegiatan ini digelar di 2014 hingga saat ini, terhitung warga Banyuwangi yang telah mengikuti pemeriksaan mata total sebanyak 16.610 orang. Operasi katarak 1960 orang. Pemasangan bola mata palsu 81 orang. Pemberian kacamata 9600 orang. Pemberian obat 5240 orang. Dan school screening bagi pelajar SD dan SMP 3831 orang. (sum/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar