Polres Lumajang Gencarkan Vaksin Pada Masyarakat

KBRN Lumajang : Jajaran Mapolres Lumajang Jawa Timur menggencarkan Vaksinasi Capai 1068 Dosis Vaksin dalam 1 hari.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si dalam suasana libur nasional, Tim Vaksinator Urkes Polres Lumajang bersama relawan vaksinator tak kendor dalam memberikan pelayanan vaksinasi bagi warga Lumajang.

Seolah tak mengenal kata libur sejak pagi pukul 07.00 WIB, terlihat vaksinator telah melayani warga yang datang untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 baik dosis I maupun dosis II.

Sejak pagi Kantor Urkes Polres Lumajang di Jl. Panjaitan Lumajang dipenuhi oleh warga untuk mendapat suntikan vaksin, kali ini bagi 234 orang. Tidak berhenti disana, usai menggelar vaksinasi di kantornya, para vaksinator Urkes ini menuju SMAN 1 Pasirian untuk kembali memberikan suntikan vaksin kepada 424 pelajar hingga siang harinya. 

"Setelah beristirahat untuk Isoma, Tim Vaksinator bergerak menuju Balai Desa Sumbermujur Candipuro untuk menyasar warga sejumlah 410 orang, sehingga capaian serbuan vaksinasi hari ini total berjumlah 1068 dosis,"Katanya Jumat (22/10/2021)

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si. yang meninjau langsung pelaksanaan serbuan vaksinasi bagi pelajar dan masyarakat menyampaikan, bahwa akselerasi vaksinasi di Kabupaten Lumajang hari ini sengaja digelar walaupun dalam suasana libur nasional menyambut maulid Nabi Muhammad SAW.

"Alhamdulillah, Serbuan Vaksinasi hari ini dapat digelar dengan tertib, sengaja di suasana libur nasional menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mumpung libur saya pikir masyarakat lebih leluasa mendatangi gerai vaksin yang kami gelar, dan benar saya menyaksikan sendiri antusiasme warga sangat tinggi untuk mendapat vaksin,"Ulas Eka.

Dalam kesempatan ini Eka juga menjelaskan, Lumajang masih dalam level 3 PPKM, salah satu indikatornya adalah capaian vaksin yang masih perlu ditingkatkan.

"Ya Kemarin Lumajang masih dinyatakan Level 3 PPKM sesuai Imendagri no 53 tahun 2021, salah satu indikatornya adalah capaian vaksinasi kita belum mencapai target 70%, maka kami Polri bersama TNI dan Pemerintah Daerah Lumajang akan terus meningkatkan capaian akselerasi vaksinasi, ya salah satunya hari ini, walaupun dalam suasana libur tetap kami gelar gerai vaksin,"imbuhnya. 

Dalam kesempatan yang sama Eka menyampaikan komitmennya bersama TNI dan Pemerintah Daerah untuk segera mewujudkan kekebalan komunal di Kabupaten Lumajang.

"Bapak Kapolri, hari ini telah menyatakan bahwa soliditas dan sinergitas TNI-Polri akan mewujudkan kekebalan komunal, tentunya ini didorong dengan melaksanakan akselerasi vaksinasi nasional. Bagi kami ini sebuah perintah yang cukup jelas, untuk itu ini akan kami laksanakan, dan ini sudah menjadi komitmen kami TNI-Polri dan Pemerintah Daerah di Lumajang,"jelas Eka.

"Kuncinya adalah bagaimana akselerasi vaksinasi bisa kita capai sesuai target yang telah ditentukan yaitu 70% di akhir tahun ini. Dan tentunya bagaimana menjaga masyarakat agar tetap disiplin menerapkan prokes. Sehingga pada saat mulai dikendorkan dengan beberapa asesmen level yang diturunkan, dimana kemudian terjadi peningkatan aktivitas masyarakat di Lumajang, maka laju pertumbuhan penularan bisa dikendalikan. Ya dengan laksanakan prokes secara ketat, itu yang wajib kita pertahankan," Imbuhnya.

Kapolres tetap berharap kepada seluruh masyarakat Lumajang yang belum pernah mendapat vaksinasi covid-19 agar menggunakan kesempatan vaksinasi gratis ini, masyarakat diminta untuk tidak takut, tidak ragu dan sebisa mungkin mengajak keluarganya untuk segera vaksin, terutama bagi masyarakat dari usia 12 tahun hingga lansia.

"Ayo vaksin, ayo terapkan 3 M, yang belum vaksin segera vaksin, sampaikan bila terkendala untuk datang, jika perlu Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Perangkat desa yang menjemput warga, jangan segan, jangan takut untuk vaksin" ajak Eka.

Kapolres juga mengingatkan untuk mengunduh dan menggunakan aplikasi Lindungi Peduli dengan bijak, karena di beberapa tempat baik instansi Pemerintah maupun tempat-tempat usaha swasta telah memberlakukan aturan wajib menunjukkan barcode atau surat keterangan vaksinasi untuk masuk atau mendapat akses pelayanannya.

"Oya, jangan lupa mengunduh dan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi, dan jangan lupa selalu membawa kartu keterangan vaksin, sewaktu-waktu pasti anda membutuhkannya,"tutupnya. KA

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00