Sambut Kunker Wapres, Pejabat dan Jurnalis Ikuti Pemeriksaan Swab PCR

Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo, Syaifullah saat melakukan pemeriksaan swab PCR di Pendopo Kabupaten Situbondo. Rabu (20/10/2021) (Foto Diana Arista)

KBRN, Situbondo : Menyambut kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin ke Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, puluhan orang yang direncanakan mengikuti kunjungan kerja orang nomor dua di Indonesia itu, harus melakukan pemeriksaan swab PCR.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, Dwi Herman Susilo mengaku, dari puluhan orang yang melakukan pemeriksaan swab PCR di Pendopo Kabupaten Situbondo, hasilnya negatif. 

"Alhamdulillah, hasilnya negatif semua," ujarnya kepada RRI, Rabu (20/10/2021).

Dwi menyebut, diantara yang melakukan pemeriksaan swab PCR di Pendopo pada pukul 09.00 WIB itu, yaitu Bupati Situbondo Karna Suswandi bersama ajudannya, beberapa orang dari Paspampres, Protokol Gubernur Jatim, Protokol Pemkab Situbondo, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, para jurnalis, dan beberapa pejabat setempat.

"Mereka yang melakukan pemeriksaan swab PCR ini, adalah ring satu, atau yang akan menempel pada kegiatan wapres," bebernya.

Sementara untuk ring dua, atau mereka yang berada di lokasi namun tidak mengiringi kegiatan Wakil Presiden, cukup dilakukan tes rapid antigen. "Untuk ring dua cukup rapid antigen saja," ujarnya singkat.

Diinformasikan RRI sebelumnya. Kiai Ma'ruf Amin dijadwalkan hadir ke Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, dalam rangka meninjau vaksinasi massal yang diikuti oleh sekitar 13 ribu santri.

Secara simbolis, akan ada 100 santri yang akan divaksin saat  orang nomor dua itu meninjau acara vaksinasi yang akan berlangsung di halaman Masjid Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo. Sebab masih di tengah pandemi, prokes harus diterapkan secara ketat. 

"Untuk pencanangan vaksinasi massal ini, hanya ada 100 santri. Tapi setelah wapres bertolak dari lokasi, maka akan dilanjutkan untuk seribu santri, pada hari itu juga," ucap Dwi.

Di waktu yang bersamaan, akan ada vaksinasi serentak di setiap kecamatan dan puskesmas. Wapres juga akan memantau secara daring dengan kecamatan ataupun  puskesmas yang menggelar vaksinasi serentak.

"Nantinya akan ada perwakilan kecamatan yang akan dipantau via daring oleh wapres," imbuh Dwi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00