Muspika Sumbersarai Jember Lakukan Edukasi Pemulasaran kepada Relawan Covid

Jember – KBRN, persoalalan virus covid adalah persoalan yang tidak bisa dipandang sebelah mata sehingga perlu sikap kebersamaan dalam mengatasinya. Pemahaman secara benar merupakakan kunci utama dengan mengedepankan prokes serta mematuhi 5 M kepada seluruh warga masyarakat sebagai perlindungan dan kesehatan secara menyeluruh. Dengan demikian akan menghindarkan penularan yang lebih luas dan warga masyarakat hendaknya memiliki kesadaran bahwa covid virus hingga kini masih membahayakan.

Akibat dari pandemi covid virus akhir-akhir ini tingkat kematian semakin meningkat bahkan setiap harinya ditengah-tengah warga masyarakat selalu di rundung dengan adanya kematian akibat terkena covid virus. Oleh karenanya pemahaman terhadap penanganan jenazah covid haruslah dilakukan secara tepat dan benar oleh petugas dan sukarelawan yang sudah terlatih dan profesional guna meminimalisir penularan.  

Di sela-seala giat edukasi bimbingan dan pelatihan pemulasaran jenazah covid 19 camat Sumbersari Jember Iswandi mengatakan dengan meningkatnya jumlah warga yang meninggal akhir-akhir ini terutama akbiat covid membuat langkah konkrit dari Muspika Sumbersari dengan melakukan edukasi terpadu. Dari edukasi bimbingnan dan pelatihan jenazah yang terpapar covid haruslah ditangani oleh ahlinya secara benar. Sehingga hal ini akan terhindarkan penularan kepada sanak saudara yang  ditinggalakan, tandasnya (Jumat 30/7/2021).

“Sangat tidak dibenarkan bagi sanak-keluarga melakukan penanganan jenazah yang terpapar covid. Tetapi pihak keluarga cukup melakukan koordinasi dengan RT/RW setempat yang kemudian akan diteruskan kepada pihak kelurahan/kecamatan dan akan ditindaklanjuti dengan cepat oleh pihak terkait seperti BPBD, Dinkes , PMI dan tenaga sukarelewan yang sudah terlatih itu”, terang Iswandi.

Pelaksanaan bimbingan dan pelatihan pemulasaran jenazah covid laksanakan langsung di balai kantor kecamata dengan menghadirkan dari unsur Polsek, Koramil, Puskesmas, BPBD dan 2 sukarelawan perwakilan dari 7 kelurahan sewilayah Sumbersari. Diharapkan dari pelatihan dan bimbingan yang diberikan kepada para relawan ini setidaknya akan mempercepat layanan kepada warga masyarakat yang sedang membutuhkan selain itu juga akan sangat  membantu sekaligus meringankan beban tugas dari BPBD kabupaten dengan cakupan wilayah sangat luas dan personil terbatas (Sanjoko Ade).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00