Tingkat Kesadaran Penyitas Covid-19, Untuk Donor Plasma Konvalesen di Jember Cukup Tinggi

KBRN Jember : Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Jember terus mengalami peningkatan, tercatat sebanyak 11.118 orang dengan rincian kasus aktif mencapai 1.920 orang, dan 20 orang lainya menjalani isolasi terpusat di hotel Kebun Agung Jember. Sementara kasus sembuh mencapai 8.336 orang dan kasus meninggal mencapai 932 orang yang tersebar di 31 Kecamatan. 

Seiring meningkatnya kasus aktif tersebut permintaan darah plasma konvalesen dari rumah sakit mengalami peningkatan, sehingga 136 pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan dirumah sakit harus antri untuk mendapatkan darah plasma konvalesen di UDD PMI Kabupaten Jember, yang berada di jalan Srikoyo No. 115 Patrang.

Kesadaran penyintas Covid-19 untuk mendonorkan darah plasma di Kabupaten Jember kini mulai meningkat, hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya penyintas covid-19, berdatangan dikantor UDD PMI Jember, untuk mendonorkan plasma konvalesen, bagi penderita Covid-19 yang sedang menjalani perawatan.

Untuk mengantisipasi banyaknya antrian yang butuh plasma konvalesen, PMI Jember menghimbau kepada keluarga pasien agar mengajak pendonor pengganti yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 yang dibuktikan dengan hasil swab PCR positif sehingga bisa digunakan langsung oleh pasien tanpa ikut antrian.

Ketua PMI kabupaten Jember E. A. Zaenal Marzuki, menuturkan, layanan permintaan darah plasma konvalesen untuk terapi kesembuhan pasien covid-19 semakin meningkat. Terhitung sejak tanggal 3 Juni hingga 28 Juli 2021 PMI Kabupaten Jember telah melayani darah plasma konvalesen sebanyak 301 kantong untuk semua golongan darah diseluruh rumah sakit di kabupaten Jember maupun luar kota. 

"Permintaan darah plasma yang dari pasien Covid-19 yang antri mencapai 136 pasien yang tersebar di rumah sakit. "ungkap Zaenal Marzuki, Jum'at (30/7/2021).

Tahap awal pendonor plasma mengisi formulir donor darah dan seleksi donor melalui anamesis serta pemeriksaan fisik. Kemudian pendonor penyintas Covid-19 mengikuti pemeriksaan laboratorium donor meliputi, darah Lengkap, konfirmasi golongan darah, screening antibodi, infeksi menular lewat transfusi darah (HIV, Hepatitis B, Hepatitis C dan Sifilis). Barulah tahap selanjutnya pengambilan darah dengan menggunakan mesin Apheresis dengan lama waktu pengambilan  kurang lebih 1,5 jam.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00