Kebutuhan Meningkat, Pengiriman Oksigen di Bondowoso Terbatas

Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso dr. Moh. Imron

KBRN, Bondowoso: Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso sekaligus Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten, dr. Moh. Imron menerangkan bahwa kekurangan oksigen untuk pasien Covid-19 disebabkan oleh pengiriman terbatas dari penyuplai.

Jika sebelum pandemi, PT. Samator sebagai penyedia oksigen mampu mengirim paling sedikit 50-60 tabung, namun saat ini mulai terbatas. 

" Termasuk yang di puskesmas, satu pasien satu tabung. Jadi kalau ditanya kebutuhannya tergantung jumlah pasien. Tapi kalau yang di puskesmas satu tabung kalau dipakai terus menerus selama 3 jam habis," terangnya saat dikonfirmasi, Senin (26/07/2021).

Menurutnya, idealnya dalam sehari kebutuhan oksigen disuplai  sebanyak 40-50 tabung. Sementara pihak Samator membatasinya hanya 10-20 tabung.

Akibatnya, kondisi stok oksigen di beberapa rumah sakit rujukan pasien Covid-19 mulai menipis.

" Kalau ini didrop ke 5 puskesmas ya sangat kecil sekali," lanjutnya.

Dengan keterbatasan itu, dia mengkhawatirkan dampak bagi penanganan pasien. Namun dia memastikan puskesmas akan terus berupaya untuk meminjam ke tempat lain jika terjadi kekurangan.

" Kita percepat dengan Samator untuk mengirim walaupun sedikit dan armadanya terbatas," tutupnya. (san)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00