Dua Instansi Dan Empat Puskesmas di Bondowoso Lockdown

Salah satu pengumuman penutupan layanan kesehatan di Puskesmas Kota Kulon Bondowoso

KBRN, Bondowoso : Tren kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bondowoso terus meningkat. Bahkan dibanding Mei, penambahan masyarakat yang terkonfirmasi positif Corona cukup signifikan.

Setelah klaster hajatan, kini muncul klaster perkantoran dan tempat layanan kesehatan (Puskesmas).

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Bondowoso, dr. Moh. Imron menerangkan, klaster baru yang bermunculan tersebut merupakan dari kegiatan masyarakat. Yakni klaster hajatan yang terjadi di Desa Bendelan dan Desa Sumber Tengah, Kecamatan Binakal, yang terjadi beberapa waktu lalu. 

Setelah klaster hajatan, kini muncul klaster perkantoran dan Puskesmas, dimana staf, tenaga kesehatan dan non kesehatannya terkonfirmasi positif Covid-19.

" Ada beberapa OPD yang dilakukan lockdown dan menerapkan WFH (Work From Home), terhadap aktifitas perkantorannya. Sangat eksponensial penambahan kasus Covid baik harian maupun Mingguan," paparnya saat dikonfirmasi awak media, Kamis (17/06/2021)

Imron menerangkan, ada dua instansi yang pegawainya terpapar Covid-19. Yakni Dinas Lingkungan Hidup Dan Perhubungan (DLHP) dan Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga (Disparpora) masing-masing tiga orang.

" Tidak diketahui jelas apakah mereka sudah divaksin apa belum, namun rata-rata ASN itu 78 persen sudah divaksin," terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan tersebut menguraikan, kondisi mereka yang terpapar virus 90 persen tidak ada gejala. Namun begitu, tidak diketahui pasti mereka tertular dimana, sehingga akan dilakukan penelusuran.

Adapun, dua instansi tersebut kini dilockdown. Masyarakat diminta untuk tidak melakukan kunjungan atau masuk ke instansi-instansi tersebut.

" Lokcdwon dilakukan minimal 3 hari dan akan dilakukan penyemperotan desinfektan oleh BPBD," lanjutnya. 

Di sektor layanan kesehatan, sebanyak empat puskesmas ditutup karena tenaga kesehatan terpapar Covid-19. Yakni Puskesmas Sempol satu nakes, Maesan satu nakes dan Puskesmas Kota Kulon satu nakes. Terakhir, dua nakes dan dua non nakes di Puskesmas Binakal juga terpapar virus.

Selama ditutup, kata Imron, puskesmas tidak bisa memberikan pelayanan. Namun masyarakat masih bisa mendapat layanan kesehatan di Pustu atau Ponkesdes masing-masing desa.

" Jika membutuhkan layanan rawat inap atau gawat darurat, bisa menggunakan puskesmas terdekat dari puskesmas yang dilockdown selama 3 hari," tutupmya. (san/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00