Polisi Minta Keterangan Saksi Ungkap Tabrakan Kapal Nelayan

  • 13 Jul 2026 15:54 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Situbondo - Polisi meminta keterangan sejumlah saksi tabrakan kapal nelayan untuk mengungkap kebenaran tabrakan kapal yang melibatkan kapal selerek Soneta 1 dan kapal gardan yang terjadi pada Senin, 13 Juli 2026 dini hari.

Kasat Polairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa mengatakan, tabrakan kapal nelayan itu terjadi di Perairan Panarukan, yang mengakibatkan kapal gardan rusak tenggelam dan menelan kerugian hingga Rp170 juta.

"Kami sudah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui kebenaran atau kronologi tabrakan dua kapal dan menentukan langkah hukum selanjutnya," ujar AKP Gede Sukarmadiyasa.

Personel Satpolairud sejak pagi tadi berada di Pelabuhan Panarukan lama di Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan untuk melakukan pengecekan kapal dan meminta keterangan saksi.

Korban bernama Sunarto (37), nelayan asal Dusun Somangkaan, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, pemilik kapal gardan yang tenggelam. Satu unit jaring yang ada di kapal tersebut juga ikut tenggelam.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula saat kapal selerek Soneta 01 yang dinakhodai Sugianto berangkat melaut pada Minggu, 12 Juli 2026 sekitar pukul 14:00 Wib Dusun Pesisir Tengah, Desa Kilensari.

Kapal yang menuju wilayah tangkap ikan di Perairan Sumenep Madura sejauh sekitar 30 mil itu membawa sembilan anak buah kapal (ABK). Setelah selesai melaut, kapal Soneta 01 kembali menuju Panarukan pada Senin, 14 Juli 2026 sekitar pukul 03:00 Wib.

Sekitar satu jam kemudian, saat memasuki perairan Panarukan, kapal Soneta 1 bertabrakan adu depan dengan kapal gardan milik Sunarto. Menurut keterangan para ABK kapal selerek, kapal gardan yang dikemudikan korban diduga tidak menyalakan lampu.

"Karena tidak menyalakan lampu, tabrakan tidak bisa dihindari dan terjadi benturan keras sehingga mengakibatkan kapal gardan rusak parah dan perlahan tenggelam," ucap Gede Sukarmadiyasa.

Sunarto bersama awak kapalnya kemudian meminta pertolongan kapal gardan lain milik Sukatris yang saat itu melaut di lokasi yang sama. Seluruh awak kapal berhasil dievakuasi menuju Pelabuhan Baru Panarukan dalam kondisi selamat.

"Menurut keterangan, kapal selerek Soneta 01 ini tidak membantu kapal selerek dan memilih menuju pelabuhan, karena kapal selereknya juga mengalami kerusakan dan mulai kemasukan air," ungkapnya.

Pemilik perahu gardan berencana membuat laporan polisi, sembari menunggu niat baik dari kapal selerek yang diduga menabrak kapal gardan hingga rusak berat dan tenggelam.

"Belum melaporkan sih, karena masih menunggu niat baik dari nahkoda maupun pemilik kapal selerek Soneta 01," imbuh AKP Gede.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....