Kompetisi Liga 1 Belum Bergulir, Bayu Gatra Belajar Usaha Ternak

Pemain PSM Makassar, Bayu Gatra Mulai Menekuni Usaha Peternakan

KBRN, Bondowoso : Kompetisi sepak bola Indonesia Liga 1 hingga kini belum ada kepastian. Kondisi tersebut membuat gelandang PSM Makassar asal Kabupaten Jember, Bayu Gatra, mengisi waktu luangnya dengan belajar berniaga dengan mendalami ilmu peternakan.

Bahkan ia belajar langsung ke UD Al Fatih Farm,  peternakan terbesar yang ada di Desa Kupang, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso.

"Sekarang sambil mencari relasi untuk usaha. Di rumah mama kan juga ada kandang kambing toh. Jadi saya belajar ke mas Mahrus (pemilik Al Fatih Farm) untuk berbisnis," ungkapnya saat ditemui RRI, Jumat (15/01/2020).

Usaha milik orang tuanya tersebut, bergerak di ternak kambing/domba dan sapi. Bahkan jumlahnya hingga ribuan ekor.

"Itu kan usaha orang tua. Kalau liga sudah mulai, Insya Allah saya buat kayak gitu juga," jelas pria kelahiran 1992 tersebut.

Menurutnya, belajar bisnis akan menjadi referensi dalam perjalanan hidupnya ke depan. Karena ia menyadari tidak akan selamanya ada di lapangan hijau.

 "Kan tidak selamanya di sepak bola. Buat invest juga," tambah pemain bernomor punggung 23 tersebut.

Saat ini, pria yang pernah membela Timnas U-23 (2013-2014) itu tengah menyiapkan sekolah kepelatihan di Batu Jatim pada Tanggal 15 Februari mendatang.

"Saya juga merintis jadi pelatih. Kalau rejeki saya di pelatih, jadi pelatih. Kalau rejeki saya bukan di pelatih, saya merintis usaha begitu," terang Bayu Gatra.

Pesepak bola kelahiran Jember Jawa Timur ini berharap, lanjutan Liga 1 2020 segara digelar lagi. 

"Kita menunggu kejelasan liga. Saya berharap liga segera dimulai," harap pria yang pernah membela Madura United tersebut.

Meski tak ada kompetisi, ia tetap menggelar latihan mandiri di rumahnya. Hal itu untuk menjaga stamina dan kemampuannya dalam mengolah si kulit bundar. 

"Aktivitas saya di rumah, ya latihan lah," imbuhnya.

Menurutnya, sejauh ini belum ada panggilan dari manajemen klub yang dibelanya. 

"Sebenarnya  PSSI sudah fix. Tinggal menunggu izin dari Polri. Februari ini kan Kapolri diganti. Mudah-mudahan ada titik terang," ucapnya.

Menurutnya, liga seharusnya segera bergulir. Sebab kalau mengaca liga di luar negeri sangat mungkin untuk digelar.

Apalagi hiburan terbesar masyarakat tak ada lagi selain sepak bola. Bahkan yang ditunggu warga Indonesia sepak bola.

"Yang voly dikasih izin, basket dikasih izin. Masak bola enggak," ucapnya saat dikonfirmasi dalam sebuah acara di Kabupaten Bondowoso.

Selain berlatih secara mandiri, untuk mengisi kekosongan selama Liga 1 belum bergulir. Bayu juga belajar berbisnis di bidang peternakan. (san/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00