Kurangi Ketergantungan Pupuk Bersubsidi, Disperta Bondowoso Tekankan Inovasi Pertanian

Dinas Pertanian Bondowoso Sosialisasikan Pupuk Organik Cair Kepada Petani Si Kecamatan Tenggarang

KBRN, Bondowoso: Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Bondowoso bekerja sama dengan Petrokimia Gresik menggelar penyemprotan massal pupuk NPK dan organik cair Phonska Oca pada lahan budidaya padi seluas 17 hektare di Desa Tenggarang, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, Selasa (28/7/2020).

Plt. Disperta Bondowoso, Moh. Khalil menjelaskan, penyemprotan tersebut merupakan inovasi untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk bersubsidi. Menurutnya, peran utama meningkatkan pendapatan para petani yakni harus ada inovasi pertanian.

" Dimana kita ketahui bersama, Sumber Daya Alam kita luar biasa berlimpah dibandingkan negara-negara yang lain," terangnya saat memberi paparan terhadap para petani di Kecamatan Tenggarang.

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi melalui Staf Perwakilan Daerah Penjualan (SPDP) Wilayah Bondowoso, Banyuwangi, Situbondo, Farhan Mustofa, menjelaskan kegiatan ini merupakan upaya untuk memperkuat sektor produksi pertanian dalam negeri di tengah wabah Covid-19. Dimana intensifikasi pertanian menjadi salah satu strategi untuk menggenjot produktivitas tanaman pangan di tengah ancaman krisis pangan.

"Kegiatan ini kami laksanakan secara beruntun di enam kabupaten di Jawa Timur dan Jawa Tengah, dan tidak menutup kemungkinan untuk dilakukan sosialisai dan edukasi serupa di berbagai daerah lainnya," ujarnya.

Hal ini sangat penting mengingat berdasarkan data Balai Besar Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP) tahun 2018, setidaknya 70 persen dari 8 juta hektare lahan sawah di Indonesiakurang sehat. Artinya, sekitar 5 juta hektare lahan sawah memiliki kandungan bahan organik yang rendah.

Kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah penggunaan pupuk anorganik dan pestisida yang berlebihan dalam jangka panjang yang menyebabkan kandungan bahan organik dalam tanah terdekomposisi dan semakin sedikit.

"Untuk itu melalui kegiatan ini, kami juga ingin meningkatkan kesadaran petani tentang pentingnya penggunaan pupuk organik, dalam hal ini adalah Phonska Oca" tambahnya.

Untuk informasi, Phonska Oca merupakan gabungan antara pupuk majemuk NPK dan pupuk organik dalam bentuk cair, dengan kandungan C-Organik minimal 6%, unsur hara makro Nitrogen (N),Fosfor (P), Kalium (K), dan diperkaya unsur mikro serta mikroba yang sangat bermanfaat untuk tanaman. (san/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00