Omset Pedagang Kurma Di Bulan Ramadhan 1441 H, Tak Lagi Manis Akibat Corona

KBRN, Bondowoso: Marhaban Ya Ramadhan...umat Islam di seluruh dunia saat ini tengah berjuang keras melawan hawa nafsu di tengah pandemi Corona atau Covid-19. Tak hanya itu, pedagang musiman yang menjamur setiap bulan puasa, merasakan dampak langsung efek wabah tersebut. 

Seperti yang dialami Pak Asyari, seorang penjual kurma di jalan KH. Asyari, Kelurahan Kademangan, Kabupaten Bondowoso. Selama bertahun-tahun berjualan kurma saat Ramadhan tiba, baru kali ini dia mengaku mengalami kemerosotan tajam.

Bahkan, jika pada tahun lalu dia menyiapkan puluhan kotak kurma. Saat ini, dia hanya kulakan 5 kotak kurma jenis Mesir.

Menurutnya, setiap memasuki bulan suci Ramadhan, banyak warga yang mendadak menjadi penjual kurma dengan harga menggiurkan. Sehingga hal inilah yang menjadi penyebab omsetnya turun drastis, selain juga karena imbas dari Corona.

" Tahun kemarin juga sepi karena banyak orang yang jualan kurma tanpa modal.  Karena sistem titip," jelasnya saat dikonfirmasi RRI, Minggu (26/4/2020)

Tidak hanya itu, banyak pedagang nakal yang memanfaatkan momen Ramadhan. Mereka menjual kurma yang sudah lewat masa kadaluarsa.

Menurutnya, ciri-ciri kurma yang bagus dengan yang kadaluarsa hampir tidak bisa dibedakan jika dilihat kasat mata. Sehingga masyarakat diminta lebih waspada dan tidak tergiur dengan harga murah.

" Pernah saya temui tanggal kadaluarsanya memang baru, tapi setelah dibuka ternyata ada binatangnya. Seperti kutu beras," tambahnya.

Saat ini, sejak tiga hari lalu Bapak tiga anak ini mengaku baru mendapat uang dari hasil jual kurma Rp.530 ribu. 

" Hari pertama dapat Rp.350 ribu, hari kedua Rp.150 ribu. Hari ini baru dapat Rp.30 ribu," tukasnya.

Namun begitu, Asyari masih optimis barang dagangannya bisa laku meski tak sama dengan tahun lalu. Sehingga, dia tidak akan menambah kurma lagi sebelum barang dagangannya benar-benar habis.

Bersama dengan istrinya, Asyari menjual kurma Mesir dengan harga Rp.60 ribu per kilogram. Dia mengaku harga kurma saat ini memang mahal akibat kondisi pandemi Corona. (san/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00