TNI Dukung Petani Lumajang Tingkatkan Produktifitas Ditengah Pandemi Covid-19

KBRN Lumajang : TNI di Kabupaten Lumajang Jawa Timur terus memberikan dukungan kepada petani pangan ditengah Pandemi Covid 19.

Babinsa Dawuhan Lor Koramil 0821/02 Sukodono Sertu Heri Lesmono meminta petani untuk tetap berupaya meningkatkan hasil panen di tengah pandemi Covid-19, yang sedang melanda Masyarakat di dunia termasuk Indonesia.

"Di tengah pandemi Covid-19 yang melanda masyarakat dunia termasuk Indonesia, petani diharapkan tetap berupaya untuk meningkatkan hasil panen, guna menunjang ketersediaan beras bagi masyarakat," ujarnya Sabtu (18/04/2020) 

Support tersebut disampaikan saat mendampingi pelaksanaan penyemprotan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) di lahan seluas 45 hektare milik Kelompok Tani (Poktan) Tani Makmur, Dusun Duren Desa Dawuhan Lor Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang, Jawa Timur

Heri juga menyampaikan, bahwa selain melaksanakan tugas kemiliteran, pihaknya juga bertugas sebagai pendamping petani untuk membantu meningkatkan hasil panen dalam mewujudkan kesuksesan swasembada pangan nasional.

"Tidak hanya menghadapi pandemi Covid-19, petani juga menghadapi wabah penyakit Blas yang menyerang lahan sawah. Untuk itu, bersama UPT BPP (Unit Pelaksana Teknis Balai Penyuluh Pertanian, red) Kecamatan Sukodono akan terus berupaya membantu petani dalam mengatasi permasalahan tersebut,"  Katanya.

Sementara itu, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) UPT BPP Kecamatan Sukodono Suwardi mengatakan, bahwa penyakit Blas merupakan penyakit yang disebabkan oleh jamur jenis Pyricularia Grisea yang menyerang setiap fase pertumbuhan tanaman padi.

Lanjut Suwardi, bahwa siklus jamur tersebut sangat singkat yang hanya membutuhkan waktu satu minggu sejak infeksi spora pertamanya.

"Kali ini secara bersama-sama, kita akan melaksanakan penyemprotan fungisida kepada lahan sawah yang terinfeksi, sehingga penyebaran penyakit Blas dapat diminimalisir dan tidak menyerang lahan sawah lainnya," pungkasnya. (KA/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00