DPR RI : Harga Gula Pasir Segera Normal

KBRN, Situbondo: Anggota DPR RI, Komisi VI, Nasim Khan, mengatakan, dalam waktu dekat harga gula pasir yang saat ini mencapai Rp17.000 per kilogram di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, akan segera kembali ke harga normal.

Ini karena pemerintah akan melakukan impor gula, untuk memenuhi kebutuhan gula dalam negeri, baik untuk kepentingan industri, maupun kepentingan rumah tangga. Karena sejak pertengahan Februari, stok gula terus mengalami penurunan.

"Pemerintah akan impor gula. Kita jaga harga gula stabil. Apalagi sekarang mendekati bulan Ramadhan, pemerintah harus bisa menekan harga gula ke angka normal," kata Nasim Khan saat menggelar reses di Situbondo, Selasa (17/3/2020).

Kata Nasim, kebutuhan gula nasional cukup tinggi. Jika hanya mengandalkan produksi gula dalam negeri, tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan gula masyarakat Indonesia. Oleh karenanya, impor gula merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan gula dan menekan harga gula yang terus meroket.

"Saya berharap, impor gula ini tidak hanya bisa dilakukan oleh swasta, tapi juga oleh BUMN," ujarnya.

Sementara itu, pedagang gula di Situbondo, Anik Andarwati mengaku, jika harga gula sejak tiga minggu yang lalu terus mengalami kenaikan. Pertengahan Februari harga gula masih Rp14.000 per kilogram, hari ini sudah mencapai Rp17.000 per kilogram.

"Harganya terus naik. Semoga saja segera turun, karena kalau harga terus naik, saya hawatir mau kulakan," akunya kepada RRI.

Ia hawatir, harga gula tiba-tiba turun, sehingga ia tidak berani kulakan gula yang saat ini harga kulakannya sudah mencapai Rp16.000 per kilogram. Ia hanya membeli gula pasir untuk konsumsi sendiri, seperti kebutuhan memasak dan membuat teh atau kopi.

"Saya hanya membeli gula pasir sesuai kebutuhan pribadi saja, belum berani kulakan. Hawatir harga tiba-tiba turun, saya kan rugi," ujarnya.

Pantauan RRI, selain harga gula pasir yang melambung, stok gula di beberapa toko bahkan pasar modern sudah mulai habis. Warga panik hawatir gula habis, dan harganya akan semakin tinggi. Padahal sebentar lagi akan menghadapi Ramadhan, dimana gula pasir menjadi salah satu kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00