Komunitas Remaja Jember peduli terhadap warga berdampak Covid-19.

KBRN Jember : Penerapan PPKM Darurat di masa Pandemi Covid-19, dampaknya  sangat di rasakan oleh warga Jember, sehingga  tingkat kesulitan mencari nafkah banyak terjadi kendala, warga tidak bisa berjualan secara leluasa dan serba terbatas.Melihat kondisi tersebut, komunitas remaja Jember akhirnya berinisiatif membuka lapak atau pasar gratis dengan cara memberikan bantuan ke warga, baik yang sedang isoman termasuk warga yang berdampak PPKM Darurat, bantuan gratis tersebut berupa beberapa bahan pokok dan baju layak pakai.

Koordinator Komunitas Remaja Jember, Alda ketika di jumpai RRI, Sabtu (24/7/21) mengatakan, Ini bentuk keprihatinan kami terhadap warga terdampak pandemi, sehingga kami menggalang dana untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak PPKM, dan warga yang sedang menjalani isolasi mandiri.

"Kami prihatin melihat kondisi masyarakat dimasa pandemi atau di masa PPKM darurat, banyak kesulitan ekonomi, dari kondisi demikian akhirnya komunitas Remaja Jember mengadakan iuran yang di himpun secara kolektif untuk di belikan sembako dan ada beberapa baju layak pakai yang di berikan ke warga, termasuk warga yang sedang Isoman,"  ungkap Alda.

"Bahkan saat ini beberapa sembako yang awalnya cuman sedikit sekarang sudah berkembamg dan banyak warga yang menyumbang baik sembako maupun baju pantas pakai, semua di berikan ke warga Jember setiap hari sabtu pagi yang lokasinya selalu berpindah-pindah yakni di seputaran  wilayah kota jember saja".(imbuhnya).

Sementara salah seorang warga gebang Maimunah saat menerima bantuam sembako dan baju pantas pakai dari Komunitas Remaja Jember di lokasi perempatan gebang nengatakan, "Saya sangat senang disaat keluarga  kesulitan ekonomi sudah dibantu oleh komunitas Remaja Jember berupa beras, minyak serta baju pantas pakai," tutur Maimunah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00