Bupati Jember Tinjau Jembatan Ambruk Di Desa Klungkung

KBRN, Jember: Usai dilantik secara resmi oleh Gubernur Jawa Timur, Bupati Jember Hendy Siswanto meninjau jembatan yang ambruk di desa klungkung, sabtu (27/2/21). Kedatangan Bupati Jember di Desa klungkung  didampingi oleh sang istri tercinta Kasih Fajarini, dan juga keluarga besar dari perwakilan DPRD Jember, diantaranya ketua Komisi C David Handoko, serta sejumlah pejabat eselon 2 dan 3.

Kedatangan H. Hendy Siswanto disambut oleh warga desa Klungkung untuk menyampaikan keluhan jembatan yang runtuh sejak 1 tahun lalu, namun belum tersentuh perbaikan sama sekali.

Sambil membagikan masker kepada warga desa klungkung, Hendy Siswanto menghimbau ke warga yang mengambil batu kali di sungai jompo tepatnya disamping jembatan yang runtuh tidak diperbolehkan lagi. Pihaknya meminta kepada aparat desa klungkung agar dibuatkan papan himbauan.

''Tolong warga yang ambil batu di sekitar jembatan tersebut mulai sekarang jangan dilakukan, ambil saja yang jauh dari jembatan karena dampaknya bisa menyebabkan erosi '' kata Hendy Siswanto.

Hendy Siswanto kepada RRI mengatakan upaya Pemerintah Daerah untuk mengatasi jembatan yang runtuh di desa klungkung ini, akan berkoordinasi dengan pihak TNI yang ada di Jember  untuk membuat jembatan darurat. Biasanya TNI punya, namanya jembatan Acrow.

'' karena APBD Jember baru akan dibahas bulan Maret 2021, dan secepatnya bareng legislatif pembahasan RAPBD secepatnya dibahas, agar kebutuhan anggaran untuk pembenahan infra struktur bisa jalan," kata Hendy.

Terpisah Susianto anggota Tagana Jember kepada RRI sabtu 27//2021 menjelaskan jembatan klungkung ini roboh sudah satu tahun yang lalu saat banjir bandang bulan pebruari 2020. Kemudian oleh warga dan team Tagana dibuat jembatan darurat dari bambu agar akses aktivitas warga desa klungkung dan Banjarsengon tetap bisa berjalan.

'' sebenarnya ambruknya jembatan klungkung pihak kepala Desa, klungkung, Camat sukorambi dan BPBD jember sudah tau  dan Tagana  sendiri  juga melaporkan ke instansi terkait.'' ujar Susianto. (Lan/Yul)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00