Hadiah Burung Perkutut Senilai Rp100 juta kepada Bupati Situbondo, Gratifikasi?

Bupati Situbondo Karna Suswandi, saat menerima hadiah burung perkutut dari H.Muhammad. Sabtu (27/2/2021) (Foto Diana Arista)

KBRN, Situbondo : Hadiah burung piaraan, yang diberikan oleh seorang kontraktor, kepada Bupati Situbondo, Karna Suswandi, dalam acara Penyambutan dan Doa Bersama, Bupati dan Wakil Bupati Situbondo, pada Sabtu (27/2/2021), mendapat tanggapan dari Praktisi Hukum, Narwiyoto. 

Narwiyoto menyebut, jika pemberian burung perkutut seharga Rp100 juta itu adalah bentuk gratifikasi, sesuai dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Pasal 12 huruf a dan b, pasal 12B ayat (1) huruf a dan b, dan pasal 12C ayat (1, 2, 3 dan 4)," ujarnya kepada RRI.

Politisi PDIP ini mengemukakan,  gratifikasi lebih dari Rp10 juta, bisa dilaporkan ke KPK RI, dalam tempo 30 hari ke depan. Sedangkan hadiah yang diterima Bupati Karna Suswandi, mencapai Rp100 juta.

"Gratifikasi itu, pemberian barang dan jasa, kepada pegawai negeri atau yang menerima gaji dari negara, termasuk bupati," terangnya.

Kata Narwiyoto, si pemberi hadiah bisa jadi tidak tahu atau tidak menyadari, bahwa tindakannya melawan hukum. Sebab adat ketimuran, masih sangat kental di Situbondo, yakni memberi hadiah sebagai ungkapan suka cita.

"Adat kita, ketika ada teman yang berhasil, kita akan memberikan hadiah sebagai ungkapan rasa senang dan bangga. Tapi tolong diingat, Bung Karna sejak kemarin sudah dilantik sebagai pejabat," bebernya. 

Diinformasikan RRI sebelumnya,  seorang kontraktor memberikan  hadiah burung perkutut kepada Bupati Karna Suswandi, dalam acara Penyambutan dan Doa Bersama di Pendopo.

Pemberian hadiah itu tak tercantum dalam rundown acara tersebut. Sekda Pemkab Situbondo, Syaifullah selaku Ketua Panitia mengaku, bahwa pemberian burung itu spontanitas tanpa direncanakan sebelumnya. 

"Saya yang meminta protokol untuk memberikan waktu di sela acara. Jadi ini memang diluar rencana," ungkap Syaifullah.

"Saat ini Kepala Inspektorat sudah diperintahkan oleh Bupati, untuk melaporkan hal ini dan menyerahkan hadiah ini ke KPK," imbuh Syaifullah. (Din/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00