Kades Minta Anggaran Pilkades Serentak Di Bondowoso Ditanggung APBD

Komisi IV DPRD Bondowoso Menggelar Serap Aspirasi Bersama Perwakilan Kepala Desa

KBRN, Bondowoso: DPRD Bondowoso menyebut bahwa anggaran pelaksanaan Pilkades serentak pada APBD 2021 mencapai sekitar Rp. 11 milliar lebih. 

Anggaran sebesar itu, tak mungkin ditanggung dari Dana Desa yang sebagian besar telah dialihkan untuk penanganan Covid-19. 

Seperti yang disampaikan Kepala Desa Bukor, Mathari, dia berharap agar anggaran pelaksanaan Kades juga ditanggung oleh APBD. Karena, anggaran yang ada di desa sangat minim dan telah banyak juga digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT). 

"Minta ditanggung oleh APBD Kabupaten," kata Kades Bukor, Kecamatan Wringin, Selasa (19/01/2020).

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Bondowoso, Ady Kriesna mengatakan, jumlah tersebut masih belum mengacu pada Permendagri terbaru terkait pelaksanaan yang harus sesuai dengan protokol kesehatan. 

"Di APBD 2021 itu dianggarkan Rp 11 milliar  tapi itu belum disesuaikan dengan protokol kesehatan," katanya usai hearing dengan Perwakilan Kades, Senin (18/1/2021). 

Ia melanjutkan manakala memang masih harus disesuaikan dengan protokol kesehatan itu kemungkinan akan bertambah. 

"Sehingga kalau mengikuti itu (Permendagri yang baru, red) berarti harus ditambah," tutur Ketua DPC Golkar Bondowoso itu. 

Untuk diketahui, Kabupaten Bondowoso tahun ini akan menggelar Pilkades serentak di 151 desa. Namun hingga kini, belum ada tahapan yang jelas mengenai jadwal pelaksanaannya. 

Kondisi tersebut membuat para Kades yang masa jabatannya berakhir pada Juni kebingungan. Pasalnya, sesuai pasal 32 UU nomor 6 tahun 2014 diatur bahwa enam bulan sebelum masa kepala desa berakhir, BPD sudah memberitahukannya kepada kepala desa. Namun sampai saat ini tidak ada kabar apapun. (san)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00