Gunung Semeru Lumajang Berstatus Level 2 Waspada

KBRN Lumajang : Gunung tertinggi di pulau Jawa di Kabupaten Lumajang Jawa Timur mengeluarkan tiga kali letusan lava pijar. 

Kepala Bidang kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang Wawan Hadi Siswoyo ketika dikonfirmasi RRI baru saja menjelaskan, jika status Gunung Semeru detik ini masih waspada level 2. 

Seperti kita ketahui, level gunung berapi ada tiga tingkatan yakni normal, waspada dan siaga awas, dan saat ini kondisi Semeru level dua waspada. 

Sedangkan yang membuat BPBD gerah saat ini yakni adanya pemberitaan dari media yang menyatakan gunung Semeru meletus dan itu salah besar dan perlu dibedakan antara meletus dan letusan dalam istilah gunung berapi sehingga membuat heboh masyarakat. 

Ketika dikonfirmasi lebih jauh mengenai kondisi letusan yang terjadi pada gunung Semeru kemarin memang terjadi letusan akan tetapi bukan meletus dan gunung Semeru mengeluarkan lava pijar dengan jarak luncur kurang lebih 500 sampai 1000 meter dan masih jauh dari pemukiman warga sekitar lereng Semeru. 

"Benar mengeluarkan letusan tapi tidak meletus, kami berterimakasih pada RRI yang melakukan klarifikasi, atas kejadian ini, Semeru memang mengeluarkan letusan dan lava pijar tapi itu kondisi wajar saja dan semeru masih level dua saat ini, "Katanya Senin (30/11/2020).

Demikian data terakhir kondisi gunung Semeru Lumajang berdasar dari laporan aktifitas gunung periode pengamatan per tanggal 29-11-2020 00:00-24:00 WIB data dari KESDM, Badan Geologi -Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi Bandung - PVMBG pos pengamatan gunung api Semeru.

Gunung api dengan ketinggian 3676 mdpl - meter dari permukaan laut, data secara meteorologi cuaca cerah, berawan, mendung, dan hujan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah utara. suhu udara mencapai 22-23 °C. 

Sedangkan pada pengamatan secara visual gunung jelas hingga kabut 0-II. Asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 50-100 m di atas puncak kawah. 

Teramati awan panas guguran dengan jarak luncur 1000 m mengarah ke tenggara. Teramati 1 kali Awan Panas Guguran ( APG) pada pukul 00:10 pada tanggal 29/11/2020 dengan jarak Luncur kl 1000 meter arah curah kobokan.

Teramati juga 13 kali Guguran lava Dengan jarak luncur 300-1500 meter arah curah kobokan. Sedangkan Kegempaan, Letusan Jumlah 1, Amplitudo 10 mm, Durasi 90 detik, Awan Panas GuguranJumlah 1 Amplitudo 16 mm, Durasi 1994 detik.

Sementara Guguran Jumlah 30, Amplitudo 2-19 mm, Durasi 35-200 detik. Untuk Tremor HarmonikJumlah 1, Amplitudo 2 mm Durasi 415 detik.

Tektonik Jauh Jumlah 1 Amplitudo 28 mm, S-P  15 detik, Durasi 65 detik.

Tingkat aktifitas Gunung Semeru Level II (Waspada)

Masyarakat dihimbau tidak melakukan aktivitas di dalam radius 1 km dan wilayah sejauh 4 km di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif yang merupakan wilayah bukaan kawah aktif Gunung Semeru (Jongring Seloko) sebagai alur luncuran awan panas. Masyarakat juga perlu Mewaspadai gugurnya kubah lava di Kawah Jongring Seloko. (KA/dyt).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00