Babak Baru Penanganan Kasus Video Syur Oknum Dokter dan Bidan di Jember

KBRN,Jember: Babak baru kasus video syur yang diduga diperankan oknum Dokter,AM bersama Bidan, AY Puskesmas Curahnongko, Kecamataan Tempurejo, Jember terus bergulir. 

Tim Kepolisiaan dan Inspektorat Pemkab Jember masih terus melakukan rangkaiaan pendalaman pemeriksaan dan penyidikan guna mengusut tuntas dugaan kasus Perzinahaan dan Pornografi dua oknum ASN Pemkab Jember itu.

"Pemeriksaan terhadap kedua ASN sampai saat ini masih terus berjalan," ujar Kepala Inspektorat Pemkab Jember Joko Santoso melalui pesan whatsaap dikonfirmasi RRI, Rabu (25/11/2020).

Joko menegaskan,Tim Inspektorat tetap berkomitmen untuk mengusut secara profesional sesuai aturan Perundang-Undangan yang berlaku, setelah proses pemeriksaan tuntas maka secepatnya akan menjatuhkan sangsi sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan oleh dua oknum ASN di Dinas Kesehataan itu.

"Pemeriksaan terhadap keduannya akan kita tuntaskan dalam waktu secepatnya," imbuhnya. 

Sebelumnya, dua oknum ASN yang bertugas sebagai Dokter dan Bidan di Puskesmas Curahnongko telah dipanggil dan menjalani pemeriksaan dari Tim Dinas terkait.

Hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan atas persoalan kedua oknum ASN itu,merekomendasi penjatuhan sangsi disiplin berat atas dugaan pelanggaran yang telah terjadi. Sangsi disiplin berat itu mulai dari penurunan pangkat sampai sangsi terberat diberhentikan secara tidak hormat sebagai ASN.

Selain Sangsi Kedinasan sebagai ASN, kasus Video syur yang diduga diperankan oknum Dokter,AM dan Bidan,AY yang sebelumnya sempat viral beredar di tengah masyarakat juga tengah ditangani pihak Satreskrim Polres Jember. 

Sejauh ini polisi juga terus melakukan penyelidikan guna mengusut kasus dugaan Perzinahaan dan Pornografi yang secara resmi telah dilaporkan oleh sejumlah warga termasuk oleh Suami Bidan yang diduga sebagai pemeran perempuan dalam video syur tersebut.

"Perkembangan penanganan perkara hukumnya juga masih terus berlanjut,tetap menjadi penaganan prioritas oleh Tim Satreskrim Polres Jember, kita terus melakukan introgasi kepada saksi-saksi dan sejumlah pihak terkait lainnya," kata KBO Satreskrim Polres Jember, Iptu Sholekhan Arief. (GL/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00