HSN: Gubernur Gowes Bareng Pakai Sarung Sembari Ingatkan Warga Patuh Protokol Kesehatan

Gowes bareng Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (jilbab hijau). Minggu (25/10/2020) (Foto Diana Arista).

KBRN, Situbondo : Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, merayakan Hari Santri Nasional (HSN) dengan gowes bersama Forkopimda dan masyarakat Situbondo, Minggu (25/10/2020).

"Gowes dalam rangka memperingati HSN di kabupaten yang punya julukan Kota Santri ini, sengaja kita laksanakan dengan menggunakan sarung," ujar Khofifah.

Gowes yang dimulai dari Alun-alun Kota Situbondo itu, menuju area car free day di Jalan Irian Jaya, yang masih dalam tahap uji coba. Disana, Gubernur menyapa warga juga memberikan bantuan sembako dan masker.

"Pesannya tetap pakai masker. Kita ingin mengingatkan kepada masyarakat, kalau ingin ekonomi kita gerak, ayo patuhi protokol kesehatan," beber Politisi PPP ini.

Kata Khofifah, setelah dua minggu keluar dari zona merah, Jawa Timur terus berbenah. Dengan harapan, bisa berada di zona hijau. Dari 38 kabupaten/kota, tercatat sebanyak 19 daerah sudah berada di zona kuning, selebihnya di zona orange.

"50 persen zona kuning, artinya resiko rendah. 50 persen zona orange, artinya risiko sedang. Kita berharap zona kuning menjadi hijau, artinya semua terkendali, karena ini seiring dengan format ekonomi kita," terangnya.

Gowes yang dilakukan bersama instansi vertikal ini, merupakan salah satu upaya mendongkrak perekonomian masyarakat khususnya usaha mikro kecil menengah yang sempat melemah karena pandemi COVID-19.

"Dengan sinergi dan kolaborasi lintas instansi vertikal, maka akan ada peningkatan ekonomi seiring dengan menjaga protokol kesehatan," ungkap Khofifah.

Pantauan RRI, setelah berkunjung ke area car free day, gowes Gubernur dilanjutkan dengan mengunjungi rumah batik rodiyah, dan melakukan siaran langsung di salah satu radio swasta.

Gowes berakhir di Pendopo, dan dilanjutkan dengan membagikan berbagai jenis bantuan dari Pemprov Jatim, diantaranya, sertifikat Program Strategis Nasional Instansi Pemerintah dan Lembaga Keagamaan.

Bantuan Langsung Tunai Dana Desa, bantuan permodalan BKK Jatim Puspa, bantuan permodalan Bumdes, dan bantuan beras kepada penerima PKH, dan santunan kepada anak yatim.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00