Tiga Armada Pengangkut Karyawan PT. Salem Terjaring Razia

Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz

KBRN, Bondowoso : Sebanyak tiga armada pengangkut karyawan PT. Panca Mitra Multi Perdana dan PT. Tri Mitra Makmur (PT. Salem) Kabupaten Situbondo terjaring Operasi Patuh Semeru 2020.

Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz menjelaskan, ketiganya terpaksa diamankan karena tidak dilengkapi surat-surat kendaraan. Tiga kendaraan tersebut merupakan bus yang disewa oleh perusahaan untuk mengangkut 1900 karyawan Bondowoso, pulang dan pergi.

" Jadi memang alasannya bukan apa-apa tapi STNKnya mati dan harus diperpanjang dulu," jelasnya saat dikonfirmasi wartawan di Wisma Wakil Bupati Bondowoso, Senin (3/8/2020).

Selain itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan perusahaan tersebut terkait dengan kapasitas penumpang selama pandemi virus Corona. 

" Kalau kendaraan lain, kita berkoordinasi dengan mandor PT. Salem untuk sesuai dengan kapasitas yang diijinkan. Kan misalnya 30 kemudian kapasitas 16. Mereka sudah ikut aturan," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, puluhan karyawan asal Bondowoso dinyatakan positif terpapar Covid-19. Banyak pihak menduga kendaraan operasional yang ditumpangi karyawan Bondowoso tidak menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, Dr. Moh. Imron, mengatakan harus ada pengawasan ketat pada semua armada pengangkut karyawan. Artinya, protokol kesehatan harus benar-benar dilakukan secara disiplin pada saat menjemput, baik ketika berangkat hingga pulang kerja.

" Apakah dilakukan penyemprotan disinfektan dulu, sebelum dinaiki oleh karyawan. Setelah selesai disemprot lagi kita juga tidak tahu. Seperti itu," jelasnya.

Hal senada disampaikan oleh Sekda Bondowoso, Syaifullah SE., yang mengatakan bahwa armada bus pengangkut karyawan tidak menerapkan protokol kesehatan. 

Meski sudah berkomunikasi dengan pemerintah kabupaten Situbondo, namun pihakya mengaku tidak mudah menyelesaikan persoalan tersebut.

Pasalnya, jika terjadi pemutusan kerja akan terjadi masalah baru bagi ribuan karyawan Bondowoso. Jika di PHK, kata Sekda, mereka akan kehilangan pendapatan. Sehingga masalah ini menjadi tugas berat bagi pemerintah daerah. 

" Insya Allah nanti saya bersama Muspida akan ke PT. Salem akan mengingatkan mereka," pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00