Ponpes Al Islah Bondowoso Sembelih Ribuan Hewan Qurban, Kerumunan Warga Tak Terhindarkan

Ribuan warga antre mengambil daging kurban di Ponpes Al Islah Bondowoso

KBRN, Bondowoso: Seperti biasa, perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 di Pondok Pesantren Al Islah Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso mengadakan penyembelihan hewan qurban dalam jumlah besar.

Tahun ini, Ponpes terbesar di kota Tape ini menyembelih 1.493 ekor kambing dan 173 ekor sapi. Ribuan hewan qurban ini dibagikan kepada sekitar 25 ribu penerima, baik dari Kabupaten Bondowoso hingga dari luar kota.

Bahkan, penerima juga berasal dari lembaga-lembaga, masjid, ponpes dan musholla yang tersebar di Jember, Lumajang, Banyuwangi, Situbondo, Madura, Pasuruan, Lamongan, Jombang dan Bangil.

Akibatnya, meski telah dijaga petugas, terjadi kerumunan orang yang sedang mengantri pengambilan daging kurban yang digelar sejak pagi hingga sore hari.

Pengasuh Ponpes Al Ishlah KH. Thoha Yusuf Zakaria, Lc menjelaskan, bahwa pihaknya telah berusaha melaksanakan imbauan pemerintah untuk menjalankan protokol kesehatan, demi mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 saat membagikan daging kurban.

" Setiap masyarakat yang masuk mengambil daging kurban, harus disemprot cairan disinfektan dulu, cuci tangan, diukur suhunya, dan mereka harus menjaga jaga satu sama lain," jelasnya saat dimintai keterangan, Jumat (31/7/2020).

Tidak hanya masyarakat, bahkan panitia penyembelihan hewan kurban juga wajib menjalankan protokol kesehatan. 

Meski telah dihimbau untuk menjaga jarak, namun kerumunan warga yang didominasi ibu-ibu tersebut tidak dapat dihindari.

Kyai Toha menambahkan, pihaknya telah mengerahkan petugas untuk mengurai kerumunan. Namun, rendahnya kesadaran masyarakat membuat petugas kewalahan mengaturnya.

Bahkan, bagi penerima yang berasal dari luar kota, pihaknya berupaya untuk mengirim daging kurban tanpa harus datang ke lokasi.

" Bahkan ada satu di Bondowoso yaitu desa Gadingsari yang memang tidak kita bolehkan untuk datang kesini. Karena kita merasa disana itu masuk zona yang tidak boleh keluar ke wilayah. Dan kita memproteksi diri kita dan masyarakat yang ada disini," pungkasnya.

Dari pantauan RRI, antrian terjadi tidak hanya didalam area ponpes. Namun, penyembelihan hewan qurban massal tersebut juga mengakibatkan kemacetan di jalan raya Bondowoso-Jember. (san/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00