Pedagang Masker Korban Kecelakaan Terima Santunan dan Penghargaan Sebagai Pejuang Covid 19

KBRN,Jember : Pemerintah Kabupaten Jember bersama pihak Jasa Raharja menyerahkan santunan kematian bagi para ahli waris dua korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan Trunojoyo tepatnya didepan kantor PDAM Jember, Selasa (28/7/2020) kemarin.

Penyerahan santunan senilai Rp 50 juta untuk masing-masing ahli waris diantar langsung oleh Bupati Jember dr hj Faida MMR bersama pihak Jasa Raharja didampingi pihak Kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Jember kerumah duka, Rabu (29/7/2020).

Dirumah almarhum Achmad Sholihin, yang berada di Lingkungan Sawahan Cantikan, Kelurahan Kepatihan, Kaliwates, rombongan Bupati Jember disambut  langsung oleh istri dan dua anak almarhum serta kerabat korban.

Suasana haru dan Isak tangis bahkan tak terbendung ketika Bupati Faida menyerahkan santunan kematian. Tak sekedar memberi bantuan uang tunai, Bupati Faida juga memberi piagam penghargaan, pada almarhum sebagai pejuang Covid-19. Sebab saat peristiwa kecelakaan, almarhum tengah menjual masker. 

" Selain pejuang bagi keluarganya, almarhum juga pejuang Covid-19. Almarhum bukan hanya mencari rezeki dengan menjual masker. Namun juga turut mengkampanyekan gerakan pakai masker, dengan memfasilitasi masyarakat mendapatkan masker dengan mudah," ungkapnya.

Setelah mendatangi rumah almarhum Achmad Solihin, Bupati Faida bersama rombongan melanjutkan takziah ke rumah Mujianto Permadi, di Lingkungan Patimura, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates. 

Almarhum Mujianto Permadi juga menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas tertabrak mobil Isuzu panther yang terjadi rabu sore kemarin. Saat peristiwa naas itu, almarhum baru saja mengantar order jualan online. Pekerjaan sebagai penjual online itu dijalani bersama sang istri paska almarhum harus di PHK dari tempatnya bekerja akibat dampak Covid 19.

"Dari yang disampaikan pihak keluarga, almarhum ternyata juga korban PHK akibat Covid-19. Sehingga yang bersangkutan, juga penerima bantuan Pemkab Jember pekerja dampak Covid-19," tegasnya. 

Di kesempatan itu, Bupati Faida juga meminta camat dan kepala dinas yang ikut takziah, untuk mengurus sekolah dan masa depan anak-anak almarhum.

"Kedua anaknya ini jadi tanggung jawab kita bersama. Mereka berdua anak yatim, yang wajib kita perhatikan," pintanya. 

Sama seperti keluarga Achmad Solihin, ahli waris Mujianto juga menerima santunan Jasa Raharja senilai Rp 50 juta. Kedua anaknya yang masih berumur 3 tahun dan 4 bulan, juga akan menjadi perhatian Pemkab Jember. 

Istri almarhum pun juga ditawari berwirausaha oleh Bupati Faida, untuk menyambung hidup keluarga kecil bersama anak-anak yatimnya. 

"Jika ada rencana berwirausaha, sambung komunikasi lewat pak camat," pungkas Bupati Faida.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00