Puskesmas di Situbondo Ditutup, 55 Pegawainya Ikuti Swab Tes

Juru Bicara GTPP COVID-19 Situbondo, Ahmad Yulianto. (Foto Diana).

KBRN, Situbondo : Sebanyak 55 orang tenaga kesehatan dan karyawan di Puskesmas Widoropayung, Kecamatan Besuki, di-tes swab, setelah satu orang karyawan di puskesmas tersebut dinyatakan positif COVID-19.

"Ada 55 orang pegawai di Puskesmas Widoropayung, yang kita lakukan swab tes. Ini dikarenakan Kasubag TU Puskesmas tersebut dinyatakan positif COVID-19," ujar Plt. Kepala Dinas Kesehatan Situbondo, Ahmad Yulianto, Senin (13/7/2020).

Yulianto mengemukakan, sejak 9 Juli hingga 23 Juli 2020 atau selama 14 hari, pelayanan di Puskesmas Widoropayung, ditutup. Pelayanan kesehatan untuk masyarakat sementara waktu dialihkan ke pustu dan puskesmas terdekat.

"Pelayanan sementara waktu kita alihkan ke pustu dan puskesmas terdekat, yaitu puskesmas Besuki dan Sumbermalang," tegas Yulianto.

Saat ini, pegawai yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu menjalani karantina di Hotel Sido Muncul, yang berada di kawasan wisata bahari Pasir Putih, Kecamatan Bungatan.

"Sudah kita isolasi di Hotel Sido Muncul," tegasnya.

Selama ditutup, seluruh karyawan dan pegawai tetap melakukan aktivitas dari rumah, dan diimbau untuk melakukan isolasi mandiri secara ketat, sembari menunggu turunnya hasil swab.

"Selama ditutup kami melakukan penyemprotan disinfektan di Puskesmas dan sekitarnya," kata Inspektur Pemkab Situbondo ini.

Jika ternyata dari hasil swab 55 orang tersebut positif, maka gugus tugas akan melakukan langkah strategis, agar puskesmas dibuka sesuai dengan jadwal yang ditentukan, yaitu 23 Juli 2020.

"Kita akan evaluasi, di titik mana pelayanan yang harus dibuka, salah satu caranya dengan menggunakan APD lengkap," bebernya.

Sementara itu, hingga hari ini, jumlah warga Situbondo yang terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 159 orang, dengan rincian; 104 orang dalam perawatan, 11 orang meninggal dunia dan 44 orang dinyatakan sembuh.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00