Alat Rekam e-KTP Tak Berfungsi, Pemkab Bondowoso Akan Panggil Dispendukcapil

Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat

KBRN, Bondowoso: Dalam Rapat Paripurna Pandangan Umum DPRD, Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) meminta penjelasan pihak eksekutif tentang alat perekaman e-KTP di masing-masing Kecamatan. Karena sesuai laporan dari masyarakat, alat tersebut hingga kini tidak berfungsi.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat menegaskan jika pihaknya akan memanggil Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) sebagai instansi terkait untuk mengetahui dan menelusuri sejauh mana kebenarannya.

" Dan ada berapa (alat) yang rusak ini supaya diinventarisir," terang Wabup Irwan usai mengikuti rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda Tentang Pertanggungjawaban APBD TA. 2019, Jumat (10/7/2020), di gedung DPRD Bondowoso. 

Untuk itu, eksekutif akan mengambil langkah-langkah konkrit untuk menelusuri temuan tersebut berdasarkan data. (san/dyt)

" Termasuk juga jawaban yang mengenai adanya pariwisata. Tadi sudah saya perintahkan supaya perjanjian dengan pihak ketiga utamanya di Tasnan dan Bosamba itu untuk dibawa. Sehingga jawaban kita semua harus by data," lanjutnya. 

Sehingga, Wabup memastikan akan secepatnya menyelesaikan persoalan tersebut saat penyusunan jawaban terhadap Pandangan Umum Fraksi selanjutnya. 

Untuk diketahui, sejak 2019 lalu Dispendukcapil Bondowoso telah menyebarkan alat perekam E-KTP ke sejumlah Kecamatan. Dengan adanya alat rekam di tingkat kecamatan, akan mempermudah masyarakat membuat data kependudukan. Hal ini, juga akan mempersingkat waktu dan memperpendek jarak, karena masyarakat tak perlu lagi datang ke Dispendukcapil.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00