Upah Guru PAUD di Situbondo Rp900.000 Setahun

FP2EM bersama Dispendikbud memperlihatkan hasil kesepakatan bersama. Jumat (10/7/2020) (Foto Diana).

KBRN, Situbondo : Pandemi COVID-19 rupanya jadi momentum bagi banyak pihak untuk menekan pengeluaran anggaran ke berbagai sektor, tak terkecuali Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Situbondo.Terbukti, upah guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hanya Rp900.000 rupiah per tahun.

Hal itu terungkap pada acara audiensi antara Forum Pemerhati Pendidikan dan Ekonomi Masyarakat (FP2EM) Kabupaten Situbondo, bersama dengan Dispendikbud, Jumat (10/7/2020).

"Kami sudah melakukan serap aspirasi dari hampir seluruh guru PAUD, dan mereka mengeluhkan upah yang hanya Rp900.000 dalam setiap tahun," ujar Ketua FP2EM, Fathor Zainullah, usai melakukan audiensi, Jumat (10/7/2020).

Menurut Fathor, Dispendikbud yang menaungi PAUD seharusnya membuat terobosan untuk menaikkan upah guru PAUD yang hanya Rp75.000 jika dirata-ratakan per bulan dalam setahun.

"Jumlah itu sangat tidak sesuai dengan pengabdian mereka sebagai guru anak usia dini," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dispendikbud, Junaidi mengaku, punya keinginan yang sama dengan FP2EM, yaitu menaikkan upah guru PAUD yang saat ini masih jauh panggang dari api. Namun karena keterbatasan anggaran, yang mengakibatkan upah guru PAUD hanya Rp900.000 dalam setahun, bahkan, tahun lalu hanya Rp450.000 per tahun sangat jauh dari ideal.

"Setiap tahun kamu usulkan menaikkan honor guru PAUD, tetapi karena keterbatasan anggaran dan sesuai regulasi, ya kami tunduk terhadap regulasi," ungkap Junaidi.

Junaidi berjanji akan mengupayakan menaikkan upah guru PAUD, dari Rp900.000 menjadi Rp1.800.000 dalam setahun. Rencana menaikkan upah ini akan diusulkan melalui perubahan anggaran keuangan (PAK).

"Kita coba usulkan melalui PAK," tutupnya.

Pantauan RRI, audiensi berlangsung cukup alot dan menghasilkan kesepakatan bersama, diantaranya; mengusulkan menaikan insentif tenaga pendidik PAUD, mengusulkan pembayaran insentif dibayarkan setiap bulan selama setahun, dan berkomitmen untuk memperhatikan tenaga guru dan kependidikan.

"Kesepakatan ini akan kita bawa ke DPRD dan tim anggaran, agar diseriusi dan kami siap mengawal sampai tuntas," imbuh Fathor Zainullah. (din/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00