Hanya Ada 14 Taksi Online Banyuwangi Yang Mengantogi Ijin dari Dinas Perhubungan

KBRN, Banyuwangi : Kantor Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Prasarana Perhubungan Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan (UPT P3 LLAJ) Banyuwangi mencatat baru ada 14 taksi online yang sudah mengantongi ijin Angkutan Sewa Khusus (ASK).

Hal tersebut dikatakan langsung oleh kepala UPT P3 LLAJ Banyuwangi, Agus Setyawati, Kamis (2/7/2020), menurutnya di Banyuwangi ada ratusan taksi online ataupun angkutan sewa khusus (ASK) yang setiap harinya beroperasi melaui berbagai aplikasi, namun yang mengantongi ijin dan dilengkapi dengan Kartu Pengawasan (KPS) dari Dinas Perhubungan Jawa Timur, hanya 14 ASK saja.

"Turunnya izin berupa KPS ini dikeluarkan oleh Dishub Provinsi Jawa Timur. KPS ini merupakan izin resmi. Ini seperti penegasan saja supaya dikenal masyarakat pengguna jasa angkutan,” ungkap Agus Setyawati.

Agar bisa diketahui oleh masyarkat 14 taksi online tesebut sudah diberi tanda khusus, dan secara bertahap taksi online yang belum berizin diharapkan segera mengurus izinnya, karena di Banyuwangi kuota izin untuk taksi online dibatasi hanya 80 kendaraan saja.

"Kuota ini ditetapkan dengan tujuan untuk menjaga keseimbangan antara angkutan konvensional dengan angkutan sewa khusus, dan nNanti yang tidak berizin akan ditertibkan bersama jajaran kepolisian,” jelas Agus Setyawati.

Bgai taksi online yang ingin mengujukan ijin KPS harus memenuhi beberapa persyarakat yang diantarnya, pengemudi memiliki SIM A umum, usia kendaraan maksimal 5 tahun, kaca film kendaraan maksimal 40 persen, serta dilengkapai dengan peralatan keselamat seperti Alat PEmadam Api Ringan (APAR), P3K, dan  harus menerapkan protokol kesehatan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00