Tepat HUT Bhayangkara 74, Pemenang Kampung Tangguh Diumumkan

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin memberikan hadiah kepada pemenang lomba Kampung Tangguh

KBRN, Bondowoso: Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin memberikan hadiah kepada sejumlah pemenang lomba kampung tangguh Semeru Covid-19. Penyerahan hadiah berlangsung di Mapolres Bondowoso, Rabu (1/6/2020) bertepatan dengan HUT Bhayangkara ke-74

Adapun kampung tangguh yang keluar sebagai juara harapan yakni Dusun Krajan Desa Sumber Gading, Sumber Wrigin sebagai juara harapan 3, Dusun Krajan Desa Walidono, Prajekan sebagai juara harapan 2, dan Dusun Krajan Desa Klampokan, Kelabang sebagai juara harapan 1.

Sementara untuk juara inti dimenangkan oleh Dusun Krajan Utara Desa Mengen, Tamanan sebagai juara 3, RT 20 RW 01 Kelurahan Nangkaan sebagai juara 2 dan Dusun Campoan, Desa Cindogo, Kecamatan Tapen sebagai juara 1.

Adapun hadiah yang diberikan berupa sejumlah uang pembinaan dan sepeda motor untuk juara pertama dan juara kedua.

Bupati Salwa, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemenang lomba. Menurutnya, hadiah tersebut pantas diterima sebagai imbalan atas usaha keras dalam mencegah penyebaran Covid-19.

"Saya ucapkan selamat kepada para pemenang kampung tangguh. Kampung tangguh dapat sambutan yang baik dari masyarakat," katanya.

Bupati Salwa menegaskan agar para pemenang tidak cepat puas atas prestasi yang didapat. Sebab, peran kampung tangguh belum tuntas. Justru didapatkannya prestasi tersebut diharapkan menjadi penyemangat untuk melakukan tugas menjadi benteng pertahanan atas ancaman wabah Covid-19.

"Kami harap motivasinya makin bertambah," terangnya.

Di tempat yang sama, Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz meminta masyarakat lebih bersabar dan mengikuti protokol kesehatan. Karena Gugus Tugas Penanganan Covid-19 terus berupaya untuk membuat Bondowoso berubah menjadi zona hijau.

" Sekarang kita sudah zona kuning. Tentunya kita akan berusaha untuk membuat Bondowoso menjadi zona hijau. Sehingga semuanya nanti bisa diterapkan tatanan kehidupan baru," terangnya.

Erick menerangkan bahwa pihaknya tidak melarang masyarakat untuk nongkrong. Namun, masyarakat yang nongkrong tetap harus mengikuti protokol kesehatan. 

" TNI-POLRI tiap pagi sore malam, kami keliling baik tingkat Polres kota kabupaten hingga tingkat kecamatan. Jadi ada yang nggak pakai masker disuruh pulang," pungkasnya. (san/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00