Satu Orang Karyawan RSUD Abdoer Rahem Situbondo Positif COVID-19

RSUD Abdoer Rahem Situbondo. Salah satu rumah sakit rujukan pasien COVID-19 di Situbondo. (Foto Diana Arista).

KBRN, Situbondo: Satu orang karyawan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoer Rahem Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, dinyatakan positif terpapar virus corona.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Abu Bakar Abdi mengatakan, dari 31 tambahan positif virus corona di Situbondo, satu orang diantaranya adalah pejabat struktural di RSUD Abdoer Rahem.

Ia tertular dari suaminya yang dinyatakan positif virus corona terlebih dulu. Suaminya merupakan jemaah masjid Baitur Rahman Desa Olean Kecamatan Situbondo.

"Penambahan yang 31 orang positif COVID-19 ini merupakan klaster masjid Olean semua," ujar Abu Bakar Abdi kepada RRI, Minggu (31/5/2020).

Abu Bakar Abdi mengaku telah melakukan rapid test terhadap 100 pegawai RSUD Abdoer Rahem, 6 orang diantaranya hasilnya reaktif dan tinggal menunggu hasil swab.

"Swab yang turun untuk pegawai RSUD Abdoer Rahem masih 6 orang, 1 diantaranya positif," imbuhnya.

Rapid test akan kembali dilakukan terhadap seluruh pegawai RSUD Abdoer Rahem. Hal ini untuk memastikan bahwa tenaga medis yang berada di garda terdepan untuk menangani COVID-19, tidak tertular virus corona.

"Nanti lah kita rapid test semua pegawai RSUD Abdoer Rahem," kata Abu memastikan.

Pantauan RRI, Masjid Baitur Rahman Desa Olean Kecamatan Situbondo, merupakan titik penularan virus corona terhadap puluhan jemaah tarawih dan keluarganya.

Hingga saat ini tim tracing masih menelusuri darimana penularan awal virus corona, yang menjadi penyebab penularan terhadap puluhan warga yang tersebar di tiga desa, yaitu Desa Olean Kecamatan Situbondo, Desa Tenggir Kecamatan Panji dan Desa Wringinanom Kecamatan Panarukan.

Catatan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Situbondo, ada 51 orang terkonfirmasi COVID-19, dengan rincian, 20 orang merupakan klaster jemaah umroh dan pelatihan haji di Surabaya. 31 orang sisanya masih dalam pelacakan. (din/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00