Tambah 1 Lagi, Pasien COVID-19 di Situbondo Meninggal Dunia

Pemakaman pasien COVID-19 di Desa Tenggir, Kecamatan Panji, Situbondo, Jumat (29/5/2020) (Foto istimewa).

KBRN, Situbondo: Satu orang pasien COVID-19 asal Desa Tenggir Kecamatan Panji, Situbondo, meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis beberapa hari di Rumah Sakit Elizabeth, Situbondo.

Pasien meninggal berinisial A tersebut berusia 56 tahun. Ia merupakan salah satu pasien virus corona yang tertular dari klaster jemaah masjid Baitur Rahma, Desa Olean, Kecamatan Situbondo.

"Iya benar, hari ini seorang pasien positif COVID-19 yang dirawat di RS Elizabeth meninggal dunia," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Situbondo, Dadang Aris Bintoro, Jumat (29/5/2020).

Dengan demikian, jumlah kematian pasien COVID-19 di Situbondo, menjadi dua orang. Sebelumnya, perempuan asal Desa Tenggir, yang sedang hamil 7 bulan juga meninggal dunia karena COVID-19, pada Jumat, 22 Mei 2020.

Dikonfirmasi terpisah, Abu Bakar Abdi yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Situbondo, mengatakan, bahwa jenazah A sebelum dimakamkan dibawa ke forensik terlebih dulu.

"Meninggalnya di RS Elizabeth, lalu dibawa ke RSUD Abdoer Rahem untuk kepentingan forensik," tegasnya.

Abu Bakar Abdi memastikan, pemakaman pasien COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan. Pihak keluarga, kerabat dan tetangga dilarang turut serta dalam pemakaman, hanya tim medis saja, guna mencegah penularan virus corona.

"Memandikan jenazah, shalat jenazah sampai ke pemakaman, semuanya sesuai protokol COVID-19 dan dilakukan oleh tim medis," bebernya.

Informasi dihimpun, pasien inisial A meninggal pada hari ini, sekitar pukul 12.00 WIB. Laki-laki berusia 56 tahun itu menghembuskan nafas terakhirnya setelah beberapa lama koma.

Sedangkan menurut data sebaran COVID-19 Situbondo, tercatat ada 20 pasien positif virus corona, 11 orang di antaranya sembuh. 6 orang pasien menjalankan isolasi mandiri, 1 orang pasien menjalani rawat inap dan dua orang lainnya meninggal dunia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00