Menyimak Tausiah KHR Azaim, Seratusan Napi Ini Menyeka Air Mata

KBRN, Situbondo: Sebanyak 170 narapidana (napi) di rutan kelas IIB Situbondo, Jawa Timur, tampak menyeka air mata saat menyimak tausiah dari Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo, KHR Achmad Azaim Ibrahimy, dalam rangka Rutan Bershalawat, di aula Rutan, Senin (17/2/2020).

"Kita adalah orang-orang yang beriman. Mengambil hikmah dalam setiap peristiwa itu merupakan cerminan dari orang yang beriman," ujar ulama muda kharismatik ini dalam tausiyahnya.

Kiai Azaim mengemukakan, bahwasanya orang paling bodoh di dunia adalah ketika ada orang yang ingin merasakan nikmatnya taubat, tetapi mereka dengan sengaja berbuat dosa besar terlebih dulu.

"Semestinya tidak demikian, ibaratnya orang yang dengan sangat hati-hati menjaga bajunya agar tidak basah, namun tanpa disengaja, baju itu basah," imbuh cucu Pahlawan Nasional KHR As'ad ini.

Kiai Azaim mengajak seluruh napi yang hadir untuk berbaik sangka terhadap Allah SWT, atas peristiwa yang menimpa para napi saat ini. Karena dengan berbaik sangka, maka hikmah dari peristiwa itu akan diperoleh dan dirasakan.

"Mungkin bagi napi ini kalau ada di luar, tidak akan ada waktu untuk berfikir menjadi lebih baik," ujar alumni Ma'had Rusyaifah, Mekkah Al-Mukarromah ini.

Diakhir tausiyahnya, KHR Azaim meminta kepada jemaah untuk memperbanyak membaca shalawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Karena Nabi Muhammad yang akan menolong umat manusia, kelak di Hari Kiamat.

"Bahkan yang akan mendapat perhatian penuh dari Nabi Muhammad, adalah mereka yang banyak bershalawat kepada Baginda Nabi," ujar Kiai Azaim, sembari menutup tausiyahnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas II Situbondo, Haryono, berharap, kegiatam shalawatan ini menjadi kegiatan rutin. Sebab kegiatan ini sinergis dengan program pembinaan warga rutan Situbondo.

"Saya sangat berharap, kegiatan semacam ini dilaksanakan secara rutin setiap bulannya," tegas Haryono, yang sebulan baru menjabat sebagai Kepala Rutan Situbondo ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00