Asper Pasirian Lumajang Membantah Sering Longsor Akibat Hutan Gundul

KBRN Lumajang : Asisten Perhutani Pasirian Lumajang Jawa Timur menghimbau agar Masyarakat yang melintas di kawasan jalur piket nol Lumajang menuju Malang untuk berhati-hati karena sering terjadinya longsor.

Menurut Asisten Perhutani (Asper) Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pasirian Lumajang Subur ketika dikonfirmasi RRI di ruang kerjanya mengatakan jika belum lama ini telah terjadi longsor disejumlah titik pada kawasan lereng Semeru piket nol Lumajang menuju Kabupaten Malang Dampit.

Longsor terjadi di kawasan piket nol masuk desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang, masing masing longsor terjadi yakni di setelah piket nol dan sebelum piket nol dari arah Lumajang.

Longsor terjadi sebanyak tiga titik, diduga akibat hujan deras yang terjadi dengan durasi lama dan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut.

Subur membantah ketika dikonfirmasi  sering terjadinya longsor pada kawasan piket nol Lumajang diduga akibat lemahnya tanah penahan akibat lahan disekitar gundul atau minim pohon penguat akibat illegaloging.

"Selain karena faktor hujan deras, dulunya waktu pembuatan jalan dimungkinkan memakai alat peledak atau dinamit sehingga dimungkinkan sering terjadinya longsor saat ini,"Sanggahnya Selasa (16/08/2022)

Asisten Perhutani (Asper) Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pasirian Lumajang Subur juga mengatakan, akibat kejadian longsor petugas setempat dari berbagai unsur yakni dari perhutani BPBD, TNI, masyarakat, untuk melakukan pembersihan yang dibantu oleh warga setempat.

Meski jalan sempat terisolir beberapa jam dan buka tutup jalan dilakukan oleh petugas kusus untuk kendaraan roda dua sedangkan roda empat pengangkut matrial pembangunan jembatan perak sangat kesulitan melintas akibat matrial menutup akses jalan. KA

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar