Pilkades Serentak di Situbondo Jadi Atensi Khusus TNI/Polri

Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya saat diwawancarai wartawan usai menggelar rapat koordinasi pilkades serentak. Selasa (9/8/2022) (Foto Diana Arista)

KBRN, Situbondo: Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang diikuti oleh 17 desa di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menjadi atensi khusus TNI/Polri setempat. 

Kapolres Situbondo, AKBP Dr Andi Sinjaya, mengaku telah memberikan arahan kepada para bakal calon kepala desa, agar patuh terhadap aturan yang berlaku. 

"Para bakal calon kepala desa ini sudah kita berikan arahan untuk mengikuti aturan di semua tahapan," ujar AKBP Andi Sinjaya, usai menggelar rapat koordinasi pilkades serentak di Ruang Itellegency Room, Pemkab Situbondo, Selasa (9/8/2022).

Menurut Kapolres, pelanggaran aturan menjadi pemicu akar permasalahan. Oleh karena itu, dengan mengikuti aturan maka keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) akan tercipta dengan sendirinya.

"Manfaatkan pilkades ini dengan cerdas. Jangan mudah terprovokasi karena kamtibmas merupakan modal awal suksesnya pelaksanaan pilkades serentak," tegas Andi Sinjaya.

Sementara itu, Dandim 0823/Situbondo Letkol Inf. Bayu Anjas Asmoro mengaku telah melakukan deteksi dini dengan melakukan maping potensi kerawanan di sejumlah lokasi pilkades. 

"Semua potensi kerawanannya akan dikelola. Tentunya kita Forkopimda inginnya tiga kata yakni tertib, aman, dan lancar," ujar Dandim Bayu Anjas Asmoro di tempat yang sama. 

TNI siap mendukung terciptanya keamanan mulai dari penyelenggaraan hingga hasil akhir pilkades serentak, sehingga setiap tahapan semua permasalahan bisa diantisipasi dini untuk tidak terjadi.

"Kita dari TNI memberikan dukungan keamanan. Tentunya pilkades serentak ini supaya tidak ada permasalahan, dan hasilnya diterima oleh masyarakat," tutupnya.

Kabupaten Situbondo pada awal Oktober 2022 akan menggelar Pilkades serentak. Ada 17 desa yang akan mengikuti pesta rakyat lima tahunan ini. Belasan desa ini tersebar di 14 kecamatan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar