Perahu Nelayan Puger Tengelam di Samudra Hindia, Dua Orang Hilang

Petugas Basanas

KBRN,Jember: Perahu sekoci "Lancar Jaya 3" berisi lima orang nelayan puger tengelam di perairan Samudera Hindia berjarak 50 Mil sebelah selatan Pulau Nusabarong, Kabupaten Jember. 

Kecelakaan laut itu terjadi pada Kamis (23/6/2022) sekitar pukul 01.00 wib. Tiga penumpang kapal berhasil diselamatkan kapal nelayan lain yang melintas disekitar lokasi kejadian, namun ada dua orang yang hingga kini masih dinyatakan hilang.

Kordinator Pos Basarnas Kabupaten Jember, Prahista Dian membenarkan peristiwa naas yang dialami lima orang nelayan Puger tersebut.

"Informasi peristiwa itu Benar, ada lima penumpang kapal, tiga berhasil diselamatkan dan ada dua orang yang sampai hari ini hilang belum ditemukan," ujarnya dikonfirmasi RRI, Jumat (24/6/2022).

Peristiwa kecelakaan laut itu diketahui pertama kali oleh petugas dari laporan dua nelayan yang turut menyelamatkan ketiganya saat kapal mereka diterjang ombak besar hingga tengelam saat berada di laut lepas.

"Dari keterangan korban selamat peristiwa itu terjadi saat mereka tengah tertidur, tiba-tiba gelombang besar datang dan langsung menenggelamkan kapal yang mereka tumpangi, lima nelayan ini berangkat mulai hari senin dan biasanya mereka berada di laut hingga wakti satu minggu mencari ikan," jelasnya.

Sementara itu dari informasi yang dihimpun RRI, indentitas kelima korban perahu sekoci Lancar Jaya 3 yang tengelam di perairan Samudera Hindia masing-masing Andik (34),Rendy (27), Ngaturan (55), ketiganya merupakan warga Kecamatan Puger dan dinyatakan selamat. 

Sementara dua korban yang sampai hari ini dinyatakan hilang yakni Eko Feri Irawan (30) warga Desa Lojejer, Wuluhan (ABK) dan Sumaryanto (43) Nahkoda warga Dusun Pumo, Desa Ampel, Wuluhan, Jember.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar