Persiapan UGG, Dinas BSBK Lakukan Perbaikan Jembatan dan Jalan Raya di Ijen

KBRN, Bondowoso : Wajah baru kawasan Kecamatan Ijen terlihat jelas sejak tiga hari terakhir ini. 

Bukan hanya karena di setiap kanan kiri yang tampak semakin bersih. Tapi juga makin menarik, karena dilakukan perbaikan sarana prasarana infrastruktur jembatan. Tepatnya, yakni sepanjang jalan mulai Paltuding hingga Desa Kali Anyar. Ada sekitar empat jembatan. 

Selain itu, jalan berlubang dan jalan rusak di sekitar  dusun Pelalangan hingga Blawan, Desa Kali Anyar juga mulai dilakukan normalisasi. 

Belum lagi, di sepanjang jalan tersebut terdapat sejumlah landmark Ijen Geopark yang dibuat di kanan-kiri jalan. 

Kemudian di Geo site aliran lava Plalangan juga dilakukan 'pembabatan' rumput liar. 

Informasi dihimpun, aksi bersih-bersih dan perbaikan serentak ini dilakukan oleh seluruh jajaran dinas, kecamatan Pemkab Bondowoso, TNI-Polri, Satpol PP, PT. Medco Cahaya Gheotermal, PTPN XII Ijen, dan pemerintah desa hingga Sabtu (28/5/2022). 

Kepala Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air, dan Bina Konstruksi, (BSBK) Bondowoso, Munandar,  melalui Sekretaris Dinasnya Anshori menjabarkan, pihaknya memperbaiki empat jembatan dari titik Kali Pahit hingga ke bawah, di Balai Desa Sukorejo, Kluncing. 

Termasuk memperbaiki jalan-jalan rusak. Yakni dengan melakukan aspal lapen sepanjang jalan Dusun Plalangan menuju Dusun Blawan, Desa Kalianyar. 

"Jalan-jalan yang ada hambatannya terkait jalan yang kurang baik karena sudah dialokasikan anggaran Pemda. Anggarannya disiapkan Rp 1,1 miliar," jelasnya. 

Adapun, selama kegiatan bersih-bersih sendiri pihaknya melibatkan 10 UPT yang masing-masing menerjunkan 10 orang sejak hari Kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu di sepanjang jalan Paltuding hingga Silapak. 

"Kita juga membersihkan dari Garduatak dan Paltuding. Yang difasilitasi oleh semua UPTD. 

Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat, menerangkan, bahwa perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan dilakukan karena memang dilihat pembatas jembatan yang sudah membahayakan. 

Begitu pun, dengan jalan raya yang diperbaiki. Saat ini masih akan dilakukan normalisasi karena batu-batunya terkikis air. Selanjutnya di tahun 2023 akan dilakukan pengaspalan hotmix. 

"Karena memang kita lihat sangat membahayakan kalau tidak ada pembatasnya (jembatan, red)," ujarnya. 

Sementara itu  dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Kalisat, Sultan Kholid, mengatakan, pihaknya sendiri menerjunkan seluruh perangkatnya sejak hari pertama kegiatan bersih-bersih. Hingga hari ke tiga, Sabtu (28/5/2022) timnya ikut bergotong royong membaur membersihkan kawasan Silapak-Simpol. 

"Masing-masing desa per hari nya menurunkan perangkatnya. Rute Silapak- Sempol (hari pertama), Desa Kalisat, Sempol dan Dinas. Pembersihan rumput, sampah, dan lainnya," pungkasnya. (san/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar