90 Nelayan Teluk Pangpang Banyuwangi Ikuti Pelatihan Keselamatan

KBRN, Banyuwangi : Sebanyak 90 nelayan Teluk Pangpang Kecamatan Tegaldlimo Banyuwangi mendapatkan pelatihan dalam Sertifikat Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST-KLM) dan Surat Kapal Pas Kecil. Kegiatan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) ini diinisiasi Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi (API Banyuwangi) yang bekerjasama dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BPPTL) Jakarta, Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan RI dan Pemkab Banyuwangi.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Banyuwangi, Dwi Yanto mengapresiasi API Banyuwangi yang menggelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat khusus bagi nelayan di Teluk Pangpang Banyuwangi, yang merupakan upaya dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) nelayan di Banyuwangi.

"Tentu ini suatu bentuk perhatian API Banyuwangi yang mau menjangkau nelayan dan peduli terhadap ruang laut di Banyuwangi," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi, Capt. Ahmad Hariri mengatakan, digelarnya DPM ini merupakan hasil dari sosialisasi dalam kegiatan persiapan Seaplane Operation di wilayah Teluk Pangpang. Pihaknya mendengar masih banyak nelayan yang tidak memiliki Surat Keterangan Keterampilan (SKK) Berlayar, Sertifikat Basic Safety Training Kapal Layar Motor (BST-KLM) dan Surat Kapal Pas Kecil.

"Tentu kami sadar jika saudara-saudara kami para nelayan ini membutuhkan dukungan ini, yang merupakan berkomitmen dalam upaya peningkatan SDM di sekitar API Banyuwangi," ungkap Ahmad Hariri.

Hadir dalam acara tersebut, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto; Direktur Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi, Capt. Ahmad Hariri; Kepala KSOP Kelas III Tanjung Wangi, Letkol Marinir Benyamin Ginting Hafid Kusetyo Wibowo, Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BPPTL) Jakarta.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar