Banjir Rob Terjang Puluhan rumah Warga dipesisir pantai Banyuwangi

KBRN, Banyuwangi : Kawasan permukiman padat penduduk di Kelurahan Mandar dan Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, diterjang banjir rob, yang mengakibatkan puluhan rumah warga di wilayah setempat terendam banjir. Bencana tersebut merupakan bencana musiman yang kerap terjadi diwilayah pesisir, dampak meningkatnya tinggi permukaan air (air pasang).  

Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, Anjar Triono menyampaikan, BMKG memprediksi banjir rob bakal terjadi dalam dua sampai tiga hari kedepan dengan ketinggian maksimum mencapai 120 sentimeter, dimana gelombang air pasang akan mulai naik pada pukul 10:00 WIB dan diprediksi berangsur surut saat sore hari pukul 17:00 WIB.

"Banjir rob terjadi akibat siklus bulanan posisi bulan saat ini berada pada posisi penuh atau purnama yang menyebabkan air laut menjadi pasang," kata Anjar Jum'at (20/5/2022).

Dengan kondisi tersebut, BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk siaga serta waspada banjir rob, utamanya banjir rob yang terjadi bebarengan dengan hujan.

"Khsususnya masyarakat yang tinggal di pesisir pantai kami imbau untuk mewaspadai naiknya permukaan air laut," pungkasnya.

Sebagai informasi banjir rob melanda dua kawasan permukiman padat penduduk di Kelurahan Mandar dan Kepatihan. Air mulai masuk ke permukiman warga melalui saluran gorong-gorong pada pukul 08:00 WIB, bahkan pada siang hari, debit air semakin naik sehingga menggenangi gang-gang dan rumah warga, yang mengakibatkan puluhan rumah warga terendam banjir. (sum/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar