Kelangkaan Minyak Goreng Curah Pasca Hari Raya Idul Fitri masih Terjadi di Jember.

KBRN Jember : Tidak seharusnya Minyak Goreng Curah Pasca hari Raya idul Fitri masih terjadi kelangkaan, mestinya harus terpenuhi, Namun kenyataannya kelangkaan itu masih terjadi hingga Sekarang.

Hal tersebut  hampir terjadi di masing-masing Pasar tradisional di Jember, dimana kelangkaan minyak goreng curah tersebut terjadi selama dua bulan terakhir ini.

Seperti yang di ungkapkan Mantri Pasar Tradisional Gebang Jember Slamet.SH Ketika di Jumpai RRI mengatakan, "Selama bulan Puasa tepatnya menjelang hari Raya Idul Fitri 1443 H pengiriman Minyak Goreng Curah ke Pasar Gebang hanya sekali yaitu hanya mendapatkan kiriman dari Distributor  300 Kilo Liter, itupun habis dalam waktu 2 hari, selanjutnya sama sekali tidak ada pengiriman dari Distributor, sehingga para pedagang Pasar Gebang terpaksa harus mencari pemasok minyak goreng curah dari daerah lain." Kata Slamet.

"Sementara persedianan minyak Goreng Kemasan yang semula terjadi kelangkaan, namun Pasca Hari Raya Idul Fitri, minyak goreng kemasan di Pasar Gebang Jember saat ini masih tercukupi". Imbuhnya.

Slamet berharap agar Pemerintah Daerah segera melakukan langkah cepat,agar persoalan langkanya minyak Goreng Curah di pasar Tradisional Gebang Jemberbisa segera teratasi, jika tidak, di kawatirkan, Masyarakat terutama para pedagang gorengan  juga akan mengalami kebangkrutan, Karena minyak  goreng Curah semakin langka dan takut harganya semakin mahal.

Salah seorang pedagang  pasar Gebang Jember  Imam juga membenarkan terjadinya kelangkaan minyak goreng curah."Kami bersama pedagang pasar gebang lainya merasa kebingungan saat terjadi Kelangkaan minyak goreng curah yang terjadi selama dua bulan ini, sehingga para pedagang terpaksa harus mencari Distributor minyak goreng Curah dari Daerah lain".Kata Imam.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar