Menteri BUMN Beri Beasiswa Kepada 50 Santri Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo

Menteri BUMN Erick Thohir bersama Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi

KBRN, Situbondo: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Tohir memberikan program Beasiswa pendidikan bagi 50 orang santriwan-santriwati di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Hal ini disampaikan Erick Thohir, saat melakukan kunjungan kerja (kunker) dan silaturahim ke Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo, Sabtu (14/5) malam.

"Pak Menteri Erick Thohir menyampaikan langsung bahwa Kementerian BUMN akan memberikan beasiswa pendidikan untuk 50 orang santri," ujar Sekretaris Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo, Dr. Khoirul Anwar kepada RRI, Minggu (15/5/2022).

Katanya, beasiswa pendidikan untuk 50 santri asuhan KHR Achmad Azaim Ibrahimy itu, secara teknis diserahkan kepada pihak pesantren. Apakah diperuntukkan bagi santri yang akan melanjutkan ke jenjang S1 atau S2.

"Pak Menteri Erick juga menawarkan program Magang Santri di Perusahaan milik BUMN. Sebab santri dinilai sebagai generasi penerus bangsa yang mengedepankan moral dan bersikap," bebernya.

Khoirul Anwar mengaku, kunjungan kerja Menteri BUMN itu sebenarnya sudah diagendakan sejak Desember 2021 namun ditunda. Kembali diagendakan pada Februari 2022 namun masih terkendala suatu hal. Akhirnya, terjadwal pada Sabtu, 14 Mei 2022.

"Alhamdulillah hari ini baru terealisasi," imbuhnya.

Pantauan RRI, dalam kunjungan kerjanya, Menteri BUMN Erick Thohir melakukan ziarah ke Makam Pahlawan Nasional KHR As'ad Syamsul Arifin yang berada di kawasan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo. 

Usai ziarah ke Makam Kiai As'ad, Menteri Erick selanjutnya bersilaturahim ke Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, KHR Achmad Azaim Ibrahimy beserta keluarga besar pesantren. Turut serta dalam acara tersebut, Bupati Situbondo Karna Suswandi dan Kapolres Situbondo AKBP Andi Sinjaya. 

Sesuai jadwal protokoler, pada pukul 20.00 WIB semestinya sudah bertolak meninggalkan pesantren, namun karena masih mengikuti kegiatan Shalawat bersama ribuan santri, akhirnya Erick Tohir mengikuti hingga acara usai dan bertolak ke Jakarta sekitar pukul 23.00 WIB.

"Pak Menteri Erick juga turut bershalawat bersama di Halaman Kantor Pusat Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo," ucapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar