Banyuwangi Pertahankan WTP 10 Tahun Berturut - Turut

KBRN, Banyuwangi : Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) murni atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Opini WTP tersebut telah diraih Banyuwangi selama sepuluh kali berturut-turut.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengaku bersyukur bisa mempertahankan kualitas tata kelola keuangan daerah dengan opini WTP, dyang merupakan hasil kerja keras seluruh steakholer dalam mewujudkan pengelolaan keuangan Kabupaten Banyuwangi telah sesuai standar akuntansi pemerintahan dan perundang-undangan.

“Alhamdulillah, kita semua berhasil mempertahankan prestasi pengelolaan keuangan. Terima kasih kepada BPK yang telah mengaudit, memberikan arahan dari tahun ke tahun. Terima kasih juga kepada seluruh rekan-rekan perangkat daerah,” ujar Ipuk, Sabtu (14/5/20220).

Ipuk menambahkan, opini WTP dari BPK tersebut memotivasi Banyuwangi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah, dan capaian WTP kali kesepuluh ini, bisa menciptakan program pelayanan publik dan program meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa sejalan dengan akuntabilitas keuangan. .

“Ini bukan sekadar soal administrasi, tapi tata kelola keuangan yang baik juga akan memberikan manfaat positif bagi masyarakat dengan output-outcome program pembangunan yang jelas,” ungkap Bupati Ipuk.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Banyuwangi, Cahyanto, menegaskan pihaknya akan terus melakukan perbaikan tata kelola keuangan daerah. Bukan hanya pengelolaan dan pelaporan anggaran yang bagus, lanjut dia, melainkan juga harus berdampak kepada masyarakat.

“Keuangan daerah tak hanya harus akuntabel dan transparan, tapi juga diwujudkan dalam program pembangunan yang punya manfaat besar bagi warga. Ini yang menjadi pedoman kita,” ujarnya.

Ke depan, Banyuwangi akan memperketat monitoring dan evaluasi, mulai dari perencanaan, penatausahaan, dan pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar