Ratusan Sumur Mengering, Warga Alami Krisis Air Bersih di Jember

Warga Jember melihat sumur yang mengering.jpg

KBRN, Jember: Warga Kelurahaan Gebang Poreng, Kecamatan Patrang, Jember mengalami krisis air bersih. Krisis air bersih disebabkan mengeringnya kondisi air sumur warga yang telah terjadi empat bulan terakhir.

Warga Kelurahan Gebang Poreng, Hery mengatakan keringnya air sumur ratusan rumah warga dikawasan itu terjadi sejak jebolnya bendungan aliran sungai kali jompo akibat diterjang banjir. Sepekan pasca banjir, Kondisi air sumur di rumah-rumah warga yang berada di sejumlah RW tiba-tiba mengering.

"Sudah empat bulan terakhir warga terita di RE 15 ini kesulitan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti untuk masak, mandi dan mencuci," ujarnya ditemui RRI, Jumat (13/5/2022).

Menurut Hery, untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga mengandalkan pasokan air bersih bantuan pemerintah daerah yang dikirim sepekan dua kali saja.

"Hanya ada bantuan pasokan satu tandon tangki air bersih dikirim seminggu dua kali, sangat tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat disini sehingga untuk mandi saja warga harus menuju aliran sungai yang jaraknya cukup jauh," keluhnya.

Hal senada diungkapkan Sutris, untuk memenuhi kebutuhan air bersih,Dirinya terpaksa harus menampung air tadah hujan. Dengan kondisi itu, warga mengaku telah beberapa kali mengadukan kondisi krisis air bersih akibat mengeringnya ratusan sumber mata air sumur itu. 

"Dari kelurahan dan pihak Dewan sudah pernah kita sampaikan dan sempat turun melihat langsung, sejauh ini hanya untuk menyuplai air bersih saja namun untuk mencari apa penyebab keringnya ratusan sumur warga dan solusinya, sampai saat warga masih banyak mengalami kesulitan dan krisis air bersih," pintanya.

Terkait persoalan krisis air bersih dan mengeringnya ratusan sumur warga itu, PLT Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemkab Jember, Jupriono belum berhasil dikonfirmasi. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar