Warga Diimbau Taat Prokes, Omicron Mulai Menyebar

Rapat Koordinasi Satgas Penanganan COVID-19, dalam rangka mempersiapkan perayaan Harlah NU di Situbondo. Jumat. (28/1/2022) (Foto Diana Arista)

KBRN, Situbondo : Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menggelar rapat koordinasi, mempersiapkan pengamanan kegiatan masyarakat yang akan memperingati Harlah NU ke-96 dan pengajian Sholawat Bhenning.

"Mohon untuk kegiatan masyarakat tetap dilaksanakan namun secara terbatas, untuk kebaikan bersama. Termasuk jamaah dan para tokoh-tokoh agama yang hadir," kata Bupati Situbondo Karna Suswandi, saat rakor di Ruang Intelligence Room Pemkab Situbondo, Jumat (28/1/2022).

Katanya, saat ini masih dalam masa pandemi COVID-19, apalagi virus corona varian Omicron kasusnya terus bertambah di Indonesia. Bahkan, virus corona jenis ini sudah mulai masuk ke beberapa daerah di Jawa Timur.

“Puncak Omicron ini diperkirakan Februari dan Maret 2022,” ujar Karna Suswandi.

Bupati meminta keseriusan dan kepatuhan semua orang dalam menjalankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan atau menggunakan cairan pembersih tangan usai berkegiatan. 

"Protokol kesehatan tolong dipatuhi. Agar tidak menjadi sorotan banyak orang,” imbuhnya.

Senada yang disampaikan Kapolres Situbondo AKBP Andi Sinjaya dalam acara rakor tersebut. Masyarakat diminta untuk mematuhi protokol kesehatan, demi kebaikan semua. 

“Apa yang dilakukan pemerintah yaitu agar mematuhi protokol kesehatan, adalah untuk kebaikan seluruh masyarakat,” bebernya.

Andi Sinjaya mengemukakan, sesuai Inmendagri Nomor 5 tahun 2022 untuk kegiatan seni budaya diperbolehkan, dan dilaksanakan sesuai ketentuan dengan kapasitas maksimal 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Penyebaran varian Omicron saat ini terus bertambah, sementara capaian vaksinasi di Situbondo masih rendah, sehingga apabila ada kegiatan masyarakat bisa kita manfaatkan untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis dan vaksinasi," ujarnya.

Setelah mendengar hasil rapat koordinasi itu, pihak panitia pelaksana kegiatan masyarakat Harlah NU Ke-96 dan juga pengajian Sholawat Bhenning akan memenuhi ketentuan yang berlaku dimasa pandemi, baik di lokasi kegiatan maupun jumlah jamaah yang hadir akan dibatasi serta menerapkan protokol kesehatan. (din/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar