Penyuluh Agama Islam di Situbondo Lepasliarkan Ribuan Bibit Ikan Air Tawar

Penyuluh Agama Islam Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, melepasliarkan ikan air tawar di sungai Kotakan. Minggu (23/1/2022) (Foto Diana Arista)

KBRN, Situbondo : Penyuluh Agama Islam Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, melepasliarkan ribuan ikan air tawar di sungai Desa Kotakan Kecamatan Situbondo, Minggu (23/1/2022).

Menurut salah seorang Penyuluh Agama Islam Kecamatan Panji, Edy Surpiono, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian lingkungan kawasan sungai. Mengingat banyak jenis ikan air tawar yang mulai punah.

"Sebelumnya kita melepas burung liar. Sekarang kita melepas ikan, karena keberadaan ikan semakin lama semakin terancam," ujarnya.

Katanya, ikan air tawar yang hidup di sungai mulai terancam. Banyak pihak yang mengusik keberadaan ikan-ikan tersebut dengan menangkap menggunakan racun maupun setrum. Sehingga ikan mati secara massal. 

"Belakangan ini banyak pihak yang menangkap ikan dengan tidak terkendali. Oleh karenanya, kita ambil bagian untuk melepas liarkan ikan air tawar," bebernya.

Ada beberapa jenis ikan air tawar yang dilepasliarkan di antaranya, wader, tawes, mujair, nila, dan beberapa ikan yang mulai sulit ditemui. Dengan harapan, ikan-ikan tersebut bisa berkembang biak dengan baik dan kembali lestari. 

"Kita lepaskan di sungai ini, karena sulit menangkap ikan disini. Sehingga kami berharap, ikan-ikan ini bisa beranak-pinak dan kembali lestari," tutupnya.

Sementara itu, Khoirul Imam mengemukakan, kegiatan melepasliarkan ikan merupakan bagian dari rasa cinta  terhadap alam semesta. Barang siapa yang punya rasa cinta dan kasih sayang, maka langit juga akan cinta kepadanya.

"Rasulullah mengajarkan kita untuk menebar kasih sayang kepada semua ciptaan Allah," ujarnya. 

Allah bersabda, jangan membuat kerusakan di muka bumi, lanjutnya. Maka mencintai lingkungan, termasuk mencintai alam, merupakan wujud rasa syukur kepada Allah terhadap alam yang menjadi ciptaan-Nya.

"Sesungguhnya Allah menciptakan alam semesta ini semuanya tidak ada yang sia-sia, itu Sabda Allah," bebernya. (din/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar