FOKUS: #VAKSIN COVID

Kapolres Andi: Aplikasi PeduliLindungi Permudah Aktivitas Masyarakat di Tengah Pandemi COVID-19

Kapolres Situbondo AKBP Dr Andi Sinjaya, saat memberikan pengarahan kepada warga untuk mendownload aplikasi PeduliLindungi. Rabu (19/1/2022) (Foto Diana Arista)

KBRN, Situbondo : Kapolres Situbondo AKBP Dr. Andi Sinjaya, menyosialisasikan aplikasi PeduliLindungi kepada para peserta vaksin. Bahkan, Ia menjelaskan kepada seorang ibu, cara mendaftar aplikasi PeduliLindungi. 

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan vaksinasi yang dilakukan di gerai vaksin Wisma Bhayangkara Kawasan Wisata Bahari Pasir Putih, bersama Forkopimda, Rabu (19/1/2022)

“Masyarakat semestinya sudah mendownload aplikasi PeduliLindungi. Khususnya yang sudah divaksin," ujar Kapolres.

Kapolres bilang, melalui aplikasi PeduliLindungi, akan memudahkan masyarakat saat melakukan aktivitas ataupun saat bepergian ke beberapa tempat yang meminta sertifikat vaksin sebagai salah satu syarat masuk.

"Semuanya bisa mengakses aplikasi tersebut, untuk memberikan kemudahan menunjukkan bahwa kita telah divaksin," ujar anak bungsu dari mantan Jaksa Agung, almarhum Andi M Ghalib itu.

Kapolres menjelaskan, aplikasi PeduliLindungi merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh pemerintah melalui Kementerian Kominfo RI. Tujuannya untuk melakukan pelacakan dan penghentian penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19).

“Pemerintah mengandalkan partisipasi masyarakat untuk mendownload aplikasi tersebut dan saling membagikan data lokasinya saat bepergian. Hal ini agar penelusuran riwayat kontak dengan penderita COVID-19 dan penyebarannya dapat dilakukan," ujarnya.

Pengguna aplikasi PeduliLindungi ini juga akan mendapatkan pemberitahuan melalui aplikasi tersebut, jika berada di kawasan zona merah COVID-19 atau berada di tempat keramaian.

"Aplikasi akan memberikan informasi area atau kelurahan yang sudah terdata bahwa ada orang yang terinfeksi COVID-19 baik positif atau ada pasien dalam pengawasan," ungkap Kapolres.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat untuk menyukseskan vaksinasi. Warga yang belum vaksin agar segera mendaftarkan diri di tempat-tempat vaksin yang disediakan pemerintah daerah. Jika 70 persen lebih warga Situbondo sudah divaksin, maka kekebalan kelompok atau herd immunity akan terbentuk. 

Kapolres mengaku, pelaksanaan vaksianasi ini dilakukan dalam rangka percepatan vaksinasi di Situbondo yang belum menyentuh angka di atas 70 persen. 

"Vaksinasi harus kita genjot terus. Kita masih tertinggal ini," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar