Ketua DPRD Bondowoso Minta Perangkat Desa Mendata Warganya Yang Belum Vaksin

Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir Menerima Suntikan Vaksin Covid-19 Oleh Petugas Medis

KBRN, Bondowoso : Dalam rangka meningkatkan capaian vaksinasi di Kota Tape, Ketua DPRD Bondowoso, Ahmad Dhafir, meminta perangkat desa untuk mendata warganya yang belum divaksin dari satu dusun ke dusun yang lain.

Menurutnya, vaksinasi ini semata-mata untuk melindungi seluruh warga, terlebih sekarang ada varian baru yang sudah masuk ke Jawa Timur, yakni Omicron.

Untuk saat ini, kata Dhafir, semua unsur harus bergerak demi tercapainya target vaksinasi terlebih didesa telah ada bidan desa dan perawat untuk memudahkan untuk vaksin.

"Prosedurnya, kepala dusun melakukan koordinasi dengan kepala desa dan desa menyampaikan pada puskesmas setempat untuk menentukan kapan jadwal vaksinasi yang dilaksanakan ditiap dusun," jelasnya, Jumat (14/1/2022).

Menurut Dhafir, data capaian vaksinasi saat ini secara manual telah mencapai 71 persen, namun data di KPCPEN (Komite Penangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional) masih mencapai 67,18 persen. 

"Itu kendalanya, ada sejumlah KTP (Kartu Tanda Penduduk) belum online, yang lama, tidak bisa online, tapi faktanya sudah 71 persen. Nah ini administrasinya kita benahi,"ungkapnya.

Tanggung jawab capaian vaksinasi ini, imbuh Dhafir, bukan hanya tanggung jawab TNI, Polri maupun Dinas Kesehatan, akan tetapi kuga menjadi tanggung jawab Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil).

"Ini bentuk koreksi, agar setiap masyarakat yang membuat KTP itu di onlinekan. Ini dampak dari ngurus KTP, KTPnya diberikan tapi tidak di onlinekan,"pungkasnya. (san/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar