Puting Beliung Rusak 163 Rumah Warga Situbondo

Rumah warga Mangaran yang rusak akibat puting beliung yang terjadi pada Selasa (8/12/2021) (Foto istimewa)

KBRN, Situbondo : Angin puting beliung yang terjadi di Kecamatan Mangaran dan Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada Selasa 7 Desember 2021 sekitar pukul 21:55 WIB, merusak sebanyak 163 rumah warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Zainul Arifin mengaku, 163 rumah yang rusak akibat puting beliung itu, ada yang rusak ringan, sedang, hingga rusak berat. 

"31 rumah rusak ringan, 70 rumah rusak sedang, dan 62 rusak berat," ujar Zainul kepada RRI, Rabu (8/12/2021).

Ia merinci, 163 rumah terdampak puting beliung tersebar di Kecamatan Mangaran dan Kecamatan Panji. Di Mangaran, ada dua desa yang terdampak, yaitu Desa Tanjung Glugur dan Desa Mangaran. Sedangkan di Kecamatan Panji, ada di Desa Kayu Putih dan di Kp Kenanga. 

"Di Desa Tanjung Glugur ada 14 rumah yang rusak. Dan di Desa Mangaran ada 101 rumah. Sedangkan di Kecamatan Panji, di Desa Kayu Putih, ada 48 rumah yang rusak," bebernya.

Selain merusak rumah, puting beliung yang terjadi di malam hari itu juga mengakibatkan sejumlah pohon besar tumbang dan menutup badan jalan. Akses jalan desa sempat macet, dalam waktu yang tidak terlalu lama. 

"Pohon tumbang ini ada di pinggir jalan. Saat roboh, menutup badan jalan. Dan langsung kita evakuasi bersama-sama dengan petugas dibantu warga," ungkapnya.

Zainul mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada saat melintas di jalan, terlebih yang terdapat pohon besar. Sebab pohon tumbang di musim penghujan berpotensi terjadi.

"Tingkatkan kewaspadaan saat melintasi jalan. Karena di musim penghujan, pohon tumbang berpotensi terjadi," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar