Keriangan Anak-Anak di Posko Pengungsian,Terimakasih Pak Presiden

KBRN,Jember : Suasana riang tampak terpancar dari raut wajah anak-anak yang berada di salah satu Posko Pengungsian di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang,Selasa (7/12/2021).

Mereka tampak antusias bernyanyi dipandu oleh para personil TNI. Kegiatan itu secara rutin dilakukan diposko pengungsian sebagai bagian trauma helling bagi anak-anak korban bencana erupsi Gunung Semeru.

Keriangan anak-anak semakin tampak saat posko tempat mereka bermain, dihampiri Presiden RI Jokowidodo yang juga larut menghibur anak-anak di posko pengungsian di desa Sumberwuluh.

"Terimakasih Pak Presiden" sorak dari anak-anak menyambut kehadiran Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga turut memberikan motivasi serta semangat anak-anak yang sementara waktu mereka juga harus bertahan di posko pengungsian akibat musibah terjadi. 

Sementara menurut Kordinator Satgas Penangulangan Bencana Erupsi Gunung Semeru Lanud Abd. Saleh, Mayor Nur Hariri mengungkapkan sejak hari pertama posko pengungsian, jajaran TNI dari berbagai kesatuan diterjunkan dalam rangka evakuasi korban serta mendirikan Posko- Posko Kesehatan di lokasi pengungsian.

Tak terkecuali untuk memberikan trauma healling bagi anak-anak korban yang berada di lokasi pengungsian. trauma healling merupakan proses penyembuhan setelah trauma yang dilakukan agar seseorang bisa terus melanjutkan hidup tanpa bayang-bayang kejadian tersebut.

"Penanganan rasa trauma sangat penting untuk mengembalikan kondisi psikologis korban bencana, terutama anak-anak Karena pengalaman yang mengguncang anak akan meningkatkan emosi sehingga dapat menimbulkan gangguan psikologis yang efeknya bahkan bisa jangka panjang," jelasnya.

Tak hanya di lokasi pengungsian, puluhan personil TNI Lanud Abd Saleh juga diterjunkan untuk membantu satgas penanggulangan Bencana di Kabupaten Lumajang dalam rangka perbaikan dan evakuasi di beberapa titik terdampak erupsi gunung Semeru yang terjadi Sabtu lalu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar