3 Pesan Ulama Kepada ASN di Lingkungan Pemkab Situbondo

Kiai Jaiz Badri Masduki (surban hijau) saat memberikan tausiyah kepada para ASN di Lingkungan Pemkab Situbondo dalam rangka HUT Korpri dan Dharma Wanita di Pendopo. Senin (6/12/2021) (Foto Diana Arista)

KBRN, Situbondo : Dalam rangka HUT Korpri ke-50 dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-22, ada pesan spiritual yang diselipkan oleh Kiai Jaiz Badri Masduki. 

"Ada tiga hal yang harus menjadi pegangan para ASN dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan masyarakat," ujar Kiai Jaiz, di hadapan para ASN dan Dharma Wanita Persatuan (DWP), Senin (6/12/2021).

Pertama yaitu kekuatan spiritualitas. Dengan berlandaskan keimanan, meminta kepada Allah SWT agar membuang sifat kesombongan yang ada dalam diri. Bahwa apa yang dilakukan adalah semata-mata karena menjalankan amanah.

"Dengan selalu berdoa, kita akan diberi kemudahan dalam menjalankan amanah," ujar Wakil Rais Syuriah PCNU Kabupaten Situbondo itu.

Kedua, skala prioritas. ASN harus  memprioritaskan kewajiban sebagai abdi masyarakat dibandingkan hal pribadi. Datang ke kantor harus tepat waktu. Semisal, ASN yang bersangkutan terlambat sampai ke kantor dengan alasan masih shalat dhuha di rumahnya.

"Ada kesalahpahaman, kadang-kadang kita mendahulukan yang sunnah dibandingkan yang wajib. Misalnya, jam 07:00 ASN shalat sunnah di rumah, padahal ia harusnya berada di kantor. Ini sudah salah kaprah, karena melayani masyarakat juga bagian dari ibadah," bebernya.

Ketiga, bagaimana menjaga dan membangun kebersamaan dan harmonisasi antara Bupati, Sekda, dan Instansi terkait, karena itu adalah simbol kekuatan. Dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan Situbondo Berjaya (berakhlak, sejahtera, adil dan berdaya).

Penasehat Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu juga memuji Bupati Situbondo, Karna Suswandi yang memiliki ciri khas tersenyum lepas. Kata Kiai Jaiz, senyum itu bermakna ketulusan seorang pemimpin.

"Bupati kita itu dianugerahi senyum yang indah, tulus. Karena itu adalah anugerah dari Allah. Orang yang murah senyum itu tidak mudah. Itu ciri khas. Isnyaallah Situbondo akan lebih sejuk di bawah kepemimpinan Bung Karna," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar